TribunPontianak/

Ahmadi: Dusun Lubuk Ubin Belum Ada Perumahan Guru

Mereka harus pulang pergi ke lokasi mengajar dan ada juga harus numpang di rumah swadaya masyarakat

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Sekretaris Desa (Sekdes) Nanga Luan, Kecamatan Silat Hulu, Ahmadi menyatakan, di Dusun Lubuk Ubin belum ada perumahan guru bagi guru PNS yang mengajar di SD Negeri 22 Kabupaten Kapuas Hulu.

"Ada 3 orang guru PNS yang belum ada perumahan guru. Mereka harus pulang pergi ke lokasi mengajar dan ada juga harus numpang di rumah swadaya masyarakat," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/7/2017).

Menurut Ahmadi, kondisi seperti ini sejak berdirinya sekolah tersebut belum ada perumahan guru, yang dibangun oleh pemerintah daerah Kapuas Hulu. Masalah itu sudah pernah disampaikan lewat setiap musrenbang tingkat kecamatan.

"Malah perumahan guru tersebut, sudah kami masuk ke dalam prioritas pertama dalam rencangan pembangunan, namun hingga sekarang belum juga terialisasi oleh pemerintah daerah sendiri," ucapnya.

Maka dengan ini diharapkan, pemerintah daerah Kapuas Hulu untuk segera merialisasikan perumahan guru yang berada di Dusun Lubuk Ubin. Karena sangat dbutuhkan bagi guru yang mengajar di SD Negeri 22 Kabupaten Kapuas Hulu tersebut.

"Bayangkan dua orang guru asal kecamatan Hulu Gurung, yang bertugas mengajar di SDN 22 tersebut, harus rela pulang pergi ke sekolah, dengan menempuh jarak tempuh sekitar 2 jam, dan harus melalu kondisi jalan yang cukup ekstrim," ujarnya.

Setidaknya lanjut Ahmadi, ketika ada perubahan guru tersebut, guru yang jauh tidak perlu harus pulang pergi dalam menjalan tugasnya sebagai guru. "Pokoknya kasihan mereka, dan kita terus berupaya menyuarakan dan memasukan dalam musrenbang tingkat kecamatan," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help