TribunPontianak/

Potensi Produksi Lada Kalbar Capai 4 Ton per Tahun

Anum menuturkan yang menjadi masalah yakni para petani lada di perbatasan masih banyak yang menjual lada di negara tetangga karena petani masih berang

Potensi Produksi Lada Kalbar Capai 4 Ton per Tahun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala Dinas Perkebunan dan Pertanian Provinsi Kalbar, Florentinus Anum. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID. PONTIANAK - Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Barat, Florentinus Anum mengatakan saat ini Kalbar baru memproduksi satu hektare lada per tahun.

Sebenarnya masih bisa dipacu menjadi 2,5 hektare dengan potensi produksi lada mencapai 4 ton per tahun.

"Kendalanya petani kemudian ini kan masih kebanyakan petani yang mandiri, tapi kita yakin komoditas ini akan terus ada di perbatasan," katanya, Senin (17/7/2017).

Anum menuturkan yang menjadi masalah yakni para petani lada di perbatasan masih banyak yang menjual lada di negara tetangga karena petani masih beranggapan asal dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok sehingga tidak menjadi masalah.

Padahal menurut Anum, kalau dihitung dari segi finansial harga yang mereka tetapkan tidak pantas.

Baca: Dalam Tiga Bulan, Pemprov Kalbar Jamin Harga Lada Kembali Normal

"Katakanlah misalnya harga pasar Rp 120 ribu perkilo di sana negara tetangga ambil Rp 80 ribu rupiah, itukan tidak pantas," tuturnya.

Untuk mengatasi hal ini Anum berencana akan membuat kelembagaan kemudian akan dijadikan lembaga itu mitra dengan para pembeli karena menurutnya untuk ke depan juga ada para eksportir yang akan bermain bersama di perbatasan.

"Bisa koperasi, bisa kelompok tani karena pembentukan kelembagaan itu penting untuk petani kita supaya bisa bersaing dalam hal harga," pungkasnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help