TribunPontianak/

PKPI Buka Pendaftaran Balon Cagub dan Cawagub Kalbar 2018

Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 20 Juli hingga 27 Juli 2017 yang waktu pendaftaran dimulai dari pukul 09.00–16.00 WIB.

PKPI Buka Pendaftaran Balon Cagub dan Cawagub Kalbar 2018
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Suasana Rapat Pengurus DPP PKPI Dalam Rangka Pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2018-2023. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka menghadapi pemilihan kepala daerah Kalimantan Barat yang akan digelar 2018 akan datang, Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) akan membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Provinsi Kalimantan Barat periode 2018-2023.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Gubernur/Wakil Gubernur Kalimantan Barat 2018-2023, Gita Kurniawan.

Menurutnya, Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 20 Juli hingga 27 Juli 2017 yang waktu pendaftaran dimulai dari pukul 09.00–16.00 WIB.

"Tempat pendaftaran di Kantor DPP PKPI Kalbar, Jalan Purnama No 40, samping Puskesmas," katanya, Senin (17/07/2017).

Baca: PAW Dewan Landak, PKPI Usulkan Ansfrida Ernawati Gantikan Sarjono

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Kalimantan Barat, Mustaat Saman menuturkan pendaftaran tersebut dilakukan bukan hanya formalitas belaka, karen diinternal PKPI pasca penutupan pendaftaran akan melakukan survey internal terkait nama-nama yang sudah mendaftar.

"Survey yang akan kami lakukan untuk mengetahui tingkat popularitas dan elektabilitas para bakal calon gubernur/wakil gubernur Kalimantan barat. Survey akan kami lakukan di 14 kota/kabupaten," katanya.

Dikatakannya, hasil survey tersebut akan diserahkan kepada Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKP Indonesia dan berdasarkan survey tersebut akan bisa memastikan DPP PKPI akan mengusung siapa dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat.

"Survey yang akan kami lakukan memang memprioritaskan para kandidat yang mendaftar ke partai kami, sementara kandidat yang namanya mencuat lewat baliho maupun opini dimasyarakat, namun tidak mendaftar, kemungkinan besar akan kami masukkan namanya dalam survey yang akan kami lakukan, namun sekali lagi kami tegaskan, survey yang akan kami lakukan lebih memprioritaskan kandidat sudah mendaftarkan diri ke PKPI. Karena nama-nama tersebut akan kami serahkan ke DPN PKPI," ungkapnya.

Ia pun mengatakan, survey akan dilakukan oleh dua kali. Pertama akan dilakukan oleh Litbang DPN PKPI dan DPP PKPI (internal). Survey kedua akan dilakukan oleh lembaga independen nasional yang kredibel dan akuntabel dalam melakukan survey.

"Terkait lembaga mana yang akan bekerjasama dengan PKPI, sepenuhnya akan kami serahkan ke DPN PKPI, Berdasarkan hasil survey internal dan eksternal ini, PKPI baru bisa memutuskan siapa yang akan diusung sebagai kandidat bakal calon gubernur/wakil gubernur menjadi calon gubernur/wakil gubernur," pungkasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help