TribunPontianak/

Pendapatan Perkapita Naik, Masyarakat Miskin Berkurang 2.890 Jiwa

Penduduk miskin pada Maret 2017 sekitar 390.320 orang atau 8,00 persen. Artinya berkurang sekitar 2.890 orang atau mengalami penurunan 0,74 persen.

Pendapatan Perkapita Naik, Masyarakat Miskin Berkurang 2.890 Jiwa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Pitono saat menyampaikan Berita Resmi Statistik 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Berita Resmi Statistik merilis angka kemiskinan di Kalbar pada Maret 2017 mengalami penurunan sebesar 0,74 persen. Kepala BPS Provinsi Kalbar, Pitono mengatakan terjadi pengurangan sekitar 2.890 orang miskin di Kalbar pada Maret 2017.

"Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan) di Kalbar pada September 2016 sekitar 387.430 orang atau 7,88 persen. Penduduk miskin pada Maret 2017 sekitar 390.320 orang atau 8,00 persen. Artinya berkurang sekitar 2.890 orang atau mengalami penurunan 0,74 persen, "ujar Pitono
pada Senin (17/7/2017).

Badan Pusat Statistik Kalbar menilai peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan lebih besar dibandingkan peranan komomoditas bukan makanan di Kalbar.

Baca: Impor April 2017 Menurun 28,26! Ini Respons Kepala BPS Kalbar

Pitono mengatakan sumbangan garis kemiskinan dari komoditas makanan sebesar 78,85 persen sementara sisanya adalah dari komoditi non makanan pada Maret 2017.

"Adapun komoditi makanan yang berpengaruh terhadap kenaikan garis kemiskinan seperti beras, rokok kretek filter, telur ayam ras. Sementara, bukan makanan air, perumahan, listrik, dan bensin. Faktor yang mempengaruhi turunnya garis kemiskinan karena ada kenaikan pendapatan per kapita per bulan di masyarakat Kalbar. Pada September 2016, sebesar Rp363.027 sementara pada Maret 2017 senilai Rp377.219," tutupnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help