TribunPontianak/
Home »

Video

Berita Video

Pementasan Seni Angkat Kisah Riam Merasap, Ini Penjelasan Veronica

Ini merupakan sebuah pementasan dramatari oleh mahasiswi prodi seni tari dan musik FKIP Untan,

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anesh Viduka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Mahasiswa Prodi seni tari dan musik FKIP Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak mempersembahkan sebuah seni dramatari di Taman Budaya, jalan Ahmad Yani, Pontianak Kalbar, Minggu (16/7/2017) malam.

Pementasan ini merupakan tugas akhir mata kuliah dramatari, salahsatu mata kuliah di semester VI yang dipersembahkan oleh seluruh mahasiswa semester VI angkatan 2014.

Pementasan yang disutradarai oleh Veronica Mega Violeta ini menceritakan tentang legenda Riam Merasap dengan tujuan agar penonton bahkan masyarakat mengetahui sejarah munculnya Riam Merasap. 

"Ini merupakan sebuah pementasan dramatari oleh mahasiswi prodi seni tari dan musik FKIP Untan, drama tari merupakan mata kuliah disemester 6 yang dimana tugas akhir semesternya adalah membuat sebuah pementasan," ujar sutradara pementasan, Veronica Mega Violeta. 

Riam Merasap adalah satu di antara objek wisata yang ada di Kalimantan Barat, yang berlokasi di dusun Segonde, desa Pisak, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang. 

Pada perhelatan event 'surga tersembunyi' tingkat nasional yang diselenggarakan oleh kementerian pariwisata RI tahun 2017, objek wisata air terjun Riam Merasap masuk dalam nominasi 10 besar 'anugerah surga tersembunyi' mewakili Kalimantan Barat. 

Alkisah, sebelum dikenal sebagai Riam Merasap, di daerah ini hiduplah seorang pemuda yang bernama Sadukng, ia tinggal bersama neneknya disebuah rumah yang sederhana, Sandukng memiliki tubuh yang besar seperti raksasa, sehingga membuat ia tak percaya diri karena ia berbeda dari pemuda pada umumnya. 

Namun dia memiliki sifat yang ramah terhadap masyarakat dikampungnya. 

Kesehariannya ia habiskan untuk mencari kayu dan membuat sebuah perahu besar miliknya.

Halaman
12
Penulis: Anesh Viduka
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help