TribunPontianak/

Masyarakat Miskin Berkurang, Ini Penjelasan Pengamat Ekonomi

Sehingga mereka semakin miskin ketersediaan infrastruktur juga merupakan kebutuhan yang terdesak dan harus segera, tidak bisa tidak.

Masyarakat Miskin Berkurang, Ini Penjelasan Pengamat Ekonomi
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Suasana rilis Berita Resmi Statistik. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Ekonomi Untan Yarlina Yacob mengatakan jumlah penduduk miskin memang berkurang tetapi persentasenya tetap besar. Berikut analisanya:

Ini yang perlu disikapi adalah angka kedalaman dan keparahan kemiskinan yang meningkat. Berarti penduduk miskin kita semakin miskin, makanya pendapatan perkapitanya sangat rendah.

Karena sudah lah dia miskin semakin mendalam dan parah. Sementara pendapatan secara rata-rata sangat rendah kemudian kesenjangannya tinggi.

Itu perlu disikapi oleh pemerintah dengan memberikan perhatian khusus. Kemudian yang lainnya adalah kemiskinan di pedesaan cukup tinggi dari sisi infrastruktur dan lainnya.

Baca: Pendapatan Perkapita Naik, Masyarakat Miskin Berkurang 2.890 Jiwa

Artinya perlu diperhatikan tingkat pendidikan, jika kita lihat angka keparahan dan kedalamannya meningkat dari tahun sebelumnya. Artinya penduduk miskin memang sudah sangat miskin.

Ini perlu perhatian khusus terutama di pedesaan yang disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur, keterbatasan akses pendidikan, infrastruktur, informasi, dan akses kesehatan.

Sehingga mereka semakin miskin ketersediaan infrastruktur juga merupakan kebutuhan yang terdesak dan harus segera, tidak bisa tidak.

Walaupun tingkat kemiskinan di perkotaan mengalami penurunan dan lebih kecil dibandingkan dengan penurunan tingkat kemiskinan di pedesaan, tetapi kemiskinan di pedesaan dari jumlah angkanya lebih besar dari pada tingkat kemiskinan di perkotaan.

Halaman
123
Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help