TribunPontianak/

Kemenkes Kedepankan Universal Akses Kesehatan Bagi Seluruh Masyarakat

Kegiatan yang dihadiri Dirjen Kesehatan Masyarakat RI dr Anung Sugihantono M Kes berlangsung mulai Senin (17/7/2017) hingga Rabu (19/7/2017).

Kemenkes Kedepankan Universal Akses Kesehatan Bagi Seluruh Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Dirjen Kesehatan Masyarakat RI dr Anung Sugihantono M Kes (tengah) didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kalbar (kiri) menggelar konferensi pers dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakontek) Kesehatan Masyarakat Provinsi Kalimantan Barat di Hotel Mahkota, Jalan Sidas Pontianak, Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Kesehatan Kalbar menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakontek) Kesehatan Masyarakat Provinsi Kalimantan Barat di Hotel Mahkota, Jalan Sidas Pontianak.

Kegiatan yang dihadiri Dirjen Kesehatan Masyarakat RI dr Anung Sugihantono M Kes berlangsung mulai Senin (17/7/2017) hingga Rabu (19/7/2017).

Universal akses yang berkaitan dengan pembiayaan tentu ialah jaminan kesehatan nasional yang harus di kedepankan.

Universal akses yang berkaitan dengan sanitasi adalah keinginan pemerintah bahwa seluruh masyarakat di Kalbar dan seluruh Indonesia mempunyai akses yang sama terhadap air bersih dan sanitasi lingkungan secara optimal.

Baca: BREAKING NEWS: Setya Novanto Ditetapkan Sebagai Tersangka

"Akses yang sama bukan hanya dalam konteks jumlah, tetapi juga dalam konteks mutu," kata Dirjen Kesehatan Masyarakat RI dr Anung Sugihantono M Kes, Senin (17/7/2017).

Kesehatan masyarakat pada intinya derajat kesehatan masyarakat yang tidak hanya dilihat dari individu-individu, tetapi bicara mengenai wilayah maupun kelompok populasi tertentu.

Misalkan wilayah desa, kecamatan, kabupaten, tetapi populasinya tertentu seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia dan lain-lain.

"Ini lah yang menjadi penting karena kita tidak mungkin menyelesaikan persoalan kesehatan itu satu persatu. Semua saling berkait," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Andy Jap mengatakan melalui derajat kesehatan masyarakat dapat dilihat bahwa masalah kesehatan bukan hanya diselesaikan oleh sektor kesehatan saja.

Di Kalbar sendiri masalah gizi menjadi prioritas. Mungkin saja masalah gizi ini juga dipengaruhi oleh masalah sanitasi, air bersih dan lainnya.

"Jadi banyak faktornya. Sebab itu pendekatan kita sekarang adalah pendekatan keluarga dan gerakan masyarakat hidup sehat," tuturnya.

Pemerintah ingin melihat masalah kesehatan secara komprehensif ditatanan keluarga.

Ada apa sebenarnya, mulai dari lingkungan, perilaku dan lain-lain.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help