TribunPontianak/

Kebakaran di Siantan

BREAKING NEWS: Kebakaran di Siantan Hilir, Warga Berjibaku Evakuasi Lansia dan Warga Sakit

Panik sekali. Pertama dengar suara tiang listrik, lihat api sudah besar sekali. Sudah tidak mungkin untuk menggunakan tenaga.

BREAKING NEWS: Kebakaran di Siantan Hilir, Warga Berjibaku Evakuasi Lansia dan Warga Sakit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ZULKIFLI
Ketua RT 01 Kelurahan Siantan Hilir. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua RT 01, RW 37 Siantan Hilir, Kok Hiong, mengungkapkan bagaimana kepanikan warga saat detik-detik musibah kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jl Parit Makmur Kelurahan Siantan Hilir, Pontianak Utara Senin (17/7/2017) dinihari.

Saat peristiwa kebakaran terjadi , warga yang tengah terlelap tidur, sontak berhamburan keluar dari rumah termasuk ketua RT. Sementara sejumlah warga dengan sekuat tenaga memukul-mukul tiang listrik.

"Panik sekali. Pertama dengar suara tiang listrik, lihat api sudah besar sekali. Sudah tidak mungkin untuk menggunakan tenaga,"Katanya.

Kemudian secara bergotong royong warga berinisiatif mengevakuasi beberapa warga yang sudah lanjut usia, dan yang sakit agar terhindar dari kepungan api. Beberapa rumah di antaranya bahkan harus didobrak paksa.

"Yang utama itu dulu kita selamatkan orang tua sama yang sakit,"Ujarnya.

Baca: Kebakaran Hanguskan Puluhan Rumah di Siantan, Ini Foto-fotonya

Setelah pemadam kebakaran tiba beberapa menit kemudian warga kemudian bergotong royong , membantu petugas memadamkan api.

"Tidak ada korban jiwa,"Ujarnya.

Ia mengatakan, untuk saat ini para korban membutuhkan bantuan makanan siap saji, sementara kebutuhan lainya kini sedang dalam proses oleh instansi terkait.
Dari pendataan yang dilakukan sebanyak 27 rumah ludes dan musibah kebakaran ini lima di antaranya rusak ringan.

Adapun rincian rumah korban yang cukup parah yakni, RT 2 berjumlah 8 rumah, RT 03 ada 6 rumah dan RT 1 ada 8 rumah.
Api diduga berasal dari Gang Sukses 2.

"Penyebabnya belum diketahui, sedang diselidiki pihak kepolisian,"Tukasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help