TribunPontianak/

Kayong Utara Kabupaten Pertama Lakukan Penandatanganan NPHD

Berapa pasang bakal calon yang akan besaing nanti, kecuali pada saat pendaftaran dan akhir pendaftaran yang akan dilakukan oleh KPU

Kayong Utara Kabupaten Pertama Lakukan Penandatanganan NPHD
TRIBUNPONTIANAK/FILE
Ketua KPU Kayong Utara Dedy Efendy (Pegang Mik) )

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kayong Utara merupakan Kabupaten pertama yang melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) diantara lima Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan pemilihan Kepala Daerah, Bupati dan Wakil Bupati tahun 2018.

“Berkaitan dengan penganggaran, Alhamdulillah dari lima Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat, dan juga untuk Pilgub itu sendiri, KPU Kabupaten Kayong Utara merupakan daerah pertama yang melakukan penadatangan naskah perjanjian NPHD,"terang Ketua KPU Kayong Utara, Dedy Efendy, Minggu (16/7).

Berkaitan dengan tahapan berikutnya, lanjut Dedy, dalam waktu dekat KPU Kayong Utara akan melakukan sosialisasi berkaitan dengan penilihan Bupati dan Wakil Bupati.

"Jadi memang kita agendakan di minggu terakhir bulan ini (Juli) Dengan melibatkan seluruh stekholder, baik itu partai politik, tokoh masyarakat, baik Pemerintah itu sendiri. Sedangkan untuk pemilih pemula, nanti kita jadwalkan sendiri, termasuk dengan hari dan tanggal pemungutan suara, kapan pendaftaran calon bupati maupun wakil bupati tersebut. Dan ini sangatlah penting bagi partai politik,"sambung Dedy.

Dedy menilai, mengenai bakal calon Bupati maupun Wakil Bupati di Kayong Utara yang saat ini sudah tersebar di media sosial, satudiantaranya seperti facbook. Hal ini kata dia, turut membantu pihak KPU dalam bentuk sosialisasi Karena menurutnya ini secara tidak langsung menggaungkan Pilkada di Kayong Utara sudah semakin terasa.

"Secara tidak langsung ini membantu kita (KPU) dalam bentuk sosialisasi. Dan ini berarti untuk gaungnya sudah terasa di lingkungan masyarakat yang mana telah banyak betebarnya di media sosial sejumlah bakal calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Kayong Utara," tambahnya.

Dirinya menilai, dengan telah banyak beredarnya kabar di media sosial yang berkaitan dengan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati, sampai saat ini ia sebagai ketua KPU belum dapat memastikan berapa pasang calon yang akan bersaing pada pesta demoktasi yang akan dilaksanakan tahun 2018 nanti.

"Kita belum dapat memastikan, siapa orangnya. Berapa pasang bakal calon yang akan besaing nanti, kecuali pada saat pendaftaran dan akhir pendaftaran yang akan dilakukan oleh KPU,"pungkasnya.

Dedy menambahkan, untuk total pemilih pemula sejauh ini KPU Kayong Utara juga belum dapat memastikan berapa jumlahnya, karena sambung Dedy itu ada pemutahiran data yang dilakukan pihak KPU.

"Jadi nanti ada proses pemutahiran data pada tahap terakhir, yaitu pemilihan presiden. nanti kita akan proses setelah pemutahiran data yang kita lakukan sampai nanti penetapan DPT baru kita dapat mengetahui berapa penigkatan jumlah pemilih yang memiliki syarat termasuk dari pemilih yang memasuki pemula,"tutupnya. 

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help