TribunPontianak/

Diangkut Pakai Kapal, 1 Ton 52 Kilogram Sabu Dibawa Menuju Pelabuhan Indonesia

Dua perahu karet ini dibawa ke Anyer, tepatnya ke dermaga Hotel Mandalika yang sudah lima tahun tidak beroperasi.

Diangkut Pakai Kapal, 1 Ton 52 Kilogram Sabu Dibawa Menuju Pelabuhan Indonesia
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Kapal Wanderlust pembawa 1 ton sabu yang diamankan oleh Bea dan Cukai (BC) Batam masih bersandar di pelabuhan milik BC Batam dikawasan Tanjunguncang, Senin (17/7/2017). TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Penangkapan kapal yang membawa 1 ton 52 kilogram sabu adalah hasil kerjasama antara seluruh kekuatan laut di Indonesia.

Selain kelolisian, Bakamla, TNI AL dan Ditjen Bea dan Cukai ikut dilibatkan dalam pencarian kapal Wanderlust yang membawa barang haram tersebut dari pelabuhan Taiwan menuju Indonesia.

Hal itu terungkap saat ekspose Kepala devisi humas (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto bersama Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian, Senin (17/7/2017).

Kapal itu ditangkap di perairan Tanjung Berakit, Bintan Sabtu (15/7/2017) lalu dan saat ini ditambatkan di Pelabuhan Bea Cukai Tanjunguncang, Batam.

Baca: Subhanallah, Terkuak Kebenaran, Sains Membuktikan Rahasia Pada Mata dan Kokok Ayam

Baca: 10 Dandanan Haram untuk Muslimah

Baca: Tahukah Anda? Jika Anda di Dekati Kucing, Ada Tiga Pertanda Ini Dari Allah!

"Kapal Wonderlust awalnya berangkat dari Pelabuhan Kuangh Chi, Taiwan pada 17 Juni 2017, dan melewati laut lepas China, Malaysia dan Singapura, kemudian ke Selat Sunda," kata Iriawan.

Selanjutnya muatan narkotika 1 ton 52 kilogram ini dipindahkan ke dua perahu di Pulau Sagiang, Selat Sunda.

Dua perahu karet ini dibawa ke Anyer, tepatnya ke dermaga Hotel Mandalika yang sudah lima tahun tidak beroperasi.

Halaman
12
Editor: Mirna Tribun
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help