TribunPontianak/
Home »

Bisnis

» Makro

Devi Jual Lempok ke Dubai

Di dunia kerja saya di ajarkan sama papa saya untuk bisa menguatkan pondasi di bawah agar bisa naik ke atas.

Devi Jual Lempok ke Dubai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / TRY JULIANSYAH
Devi Novitasari saat menunjukkan lempok dengan brand Dev's Homemade 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pelaku Ekonomi Kreatif  Kota Singkawang kian hari kian berkembang. Satu diantaranya Devi Novitasari dengan brand Dev's Homemade. Dara lulusan sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti ini mulai dengan menjual Lempok asli Kota Singkawang.

Pernah bekerja di Shangri-La hotel, Dubai menjadi pengalaman dan relasi bisnis yang cukup baik untuknya. Dan semua yang ia lakukan juga tidak terlepas dari keinginannya memperkenalkan makanan khas Singkawang tersebut di dunia internasional.

"Seiring berjalan nya waktu, pengalaman kerja mengajarkan saya kenapa saya tidak aktif juga buat bikin singkawang menjadi lebih di kenal. Jadi saat itu lah saya mutusin buat ambil produk Lempok dari ukm-ukm masyarakat yang kualitas nya bagus namun belum dikenal, Nah saya kenalin keluar melalui media sosial dan mulut ke mulut," ujar Devi, Minggu (16/7).

Tak hanya itu ia juga memproduksi Thai tea sendiri yang kemudian ia penjual belikan di kota Singkawang. Gadis kelahiran Singkawang 9 Mei 1990, inipun mengaku semua itu tidak terlepas dari peran serta orangtuanya.

"Di dunia kerja saya di ajarkan sama papa saya untuk bisa menguatkan pondasi di bawah agar bisa naik ke atas. Awalnya iseng nyobain disini tapi nggak ada yang sesuai, akhirnya nyobain buat sendiri dan saudara-saudara minta agar produk tersebut dijual," katanya.

Berbeda dengan thai tea lainya, produknya tersebut benar-benar dari bahan baku alami. Bahkan untuk daun teh nya merupakan asli dari Thailand yang ia beli dari distributor di Jakarta.

"Memang sih beli di distributor agak mahal, tapi ini untuk kepuasan, susunya juga dari susu murni. Jadi tidak bisa tahan lama, paling lama tiga hari disimpan di kulkas, karena itu pemasaran masih di Singkawang saja," katanya.

Kendati produk andalannya tersebut baru berusia tiga Minggu namun permintaanya sejauh ini cukup tinggi. Kedepannya ia juga akan mencoba produk lainnya untuk di pasaran melalui Dev's Homemade.

"Kalau untuk lempok sudah hampir satu tahunan dan penjualannya sudah mencapai Dubai dan Belanda. Kalau untuk Thai Ice Tea ini baru tiga Minggu tapi hingga saat ini sudah 600 botol yang laku terjual, hanya di Singkawang saja," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help