TribunPontianak/

Kebakaran di Siantan

BREAKING NEWS: Ateng Tanjaya : Korban Kebakaran Butuh Uluran Dermawan

Ateng mengatakan saat kejadian kobaran api telah menganguskan seluruh bangunan dibelakang rumahnya, yang hanya berjarak beberapa meter.

BREAKING NEWS: Ateng Tanjaya : Korban Kebakaran Butuh Uluran Dermawan
TRIBUNPONTIANAK/ZULKIFLI
Puing - Sejumlah korban kebakaran di Jl Parit Makmur Siantan Hilir membersihkan rumah mereka dari puing kebakaran Senin (17/7). 

Maka para korban membutuhkan bantuan material bangunan.

"Memang para korban ini katakanlah kurang beruntung, karena termasuk ekonomi tak mampu, dengan pondasi dan struktur rumah yang memang rentan terjadi kebakaran,"Ujarnya

Tak heran lanjutnya ketika terjadi kebakaran proses pemadaman sangat susah. Ini dikarenakan beberapa faktor pertama api menjalar begitu cepat karena rumah penduduk berdempetan.

"Kalau bicara tata ruang memang sudah sulit. Memang kalau bicara kebakaran 80 persen akibat listrik. Namun tak boleh juga kita menyalahkan listrik. Karena listirik kebutuhan dasar.jadi perlu juga kembali kepada manusianya. Kita harus lebih hati-hati lagi untuk mencegah terjadinya kebakaran . Maka yang utama adalah preventif. Misalnya kabel yang digunakan harus standar," ujarnya.

Kemudian lanjut Ateng, apabila telah terjadi, warga mesti paham cara penaggulangan dini, waktu api masih kecil segera dipadamkan.

"Umumnya kita panik tak berbuat apa-apa. kompor gas misalnya terbakar sebetulnya bisa diatasi, tapi panik kita lari membesar.
Jadi usahakan jangan panik. Kemudian kendala lainya persoalan klasik yakni sulitnya proses pemadaman karena berjubelnya warga yang menonton," ujarnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help