TribunPontianak/

400 Murid Baru SMKN 1 Ngabang Ikuti MPLS

Seperti di SMK Negeri 1 Ngabang, sekolah tersebut melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada murid barunya.

400 Murid Baru SMKN 1 Ngabang Ikuti MPLS
TRIBUNPONTIANAK/ALFONS PARDOSI
Calon murid baru di SMKN 1 Ngabang sedang mengikuti kegiatan MPLS pada Senin (17/7). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang kenaikan kelas dan hari raya Idul Fitri, sejumlah sekolah di Landak sudah mulai melakukan aktivitas seperti sekolah-sekolah yang ada di Kota Ngabang.

Namun pada hari pertama masuk sekolah, lebih banyak melakukan aktivitas kepada para murid baru.

Seperti di SMK Negeri 1 Ngabang, sekolah tersebut melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada murid barunya.

"Jadi selama tiga hari ke depan murid baru akan mengikuti kegiatan MPLS. Meski pun murid baru itu dinyatakan lulus seleksi di SMKN 1 Ngabang, tapi mereka masih dikatakan sebagai calon murid baru," ujar Dominikus kepada wartawan pada Senin (17/7/2017).

Baca: BREAKING NEWS: Satrio Meninggal Saat Pulang Sekolah

Lanjutnya lagi, untuk materi kegiatan MPLS yang diberikan oleh para dewan guru kepada calon murid baru di SMKN 1 Ngabang meliputi kehidupan di SMK, pengenalan lingkungan sekolah, tata cara dan sejumlah materi lainnya.

Kemudian berharap kepada calon murid baru, untuk merenungi bagaimana kehidupan setelah masuk SMK. 

"Kalau merasa cocok, silahkan melanjutkan pendidikan di SMK ini. Kalau tidak cocok, silahkan ambil sikap mau sekolah dimana saja," kata Domi.

Disampaikannya lagi, pada 22 Juli mendatang pihak sekolah juga akan melakukan pertemuan dengan orangtua atau wali calon murid baru SMKN 1 Ngabang. Kemudian menjelaskan seperti apa yang sudah dijelaskan kepada anaknya.

Sedangkan untuk tahun ajaran baru ini, SMKN 1 Ngabang menerima sekitar 400an murid.

"Puji Tuhan, semua calon murid baru itu mengikuti kegiatan MPLS. Setelah kegiatan MPLS, kita mulai efektif melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)," tutupnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help