TribunPontianak/

Meidi: Peran Pemilik Modal Pengaruhi Bisnis BPR

Meidi mengatakan pemilik modal mempunyai peranan penting untuk mengetahui maksud dan tujuan dalam penentuan besaran modal disetor tersebut.

Meidi: Peran Pemilik Modal Pengaruhi Bisnis BPR
TRIBUNPONTIANAK/NINA SORAYA
Ketua Perbarindo Kalbar, Meidi Widianto (kiri) bersama Pemred Tribun Pontianak Ahmad Suroso, saat berbincang terkait agenda Rakernas Perbarindo di Kalbar, di BPR Sukadana Prima . 

Laporan Wartawan  Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berkembangnya Bank Perkreditan Rakyat tidak terlepas dari peran pemilik saham. Hal tersebut diakui oleh Ketua Perhimpunan BPR Indonesia (Perbarindo), Meidi Widianto mengatakan saat ini Otoritas Jasa Keuangan sudah mengeluarkan aturan bahwa pendirian BPR berdasarkan zonasi. Sehingga peran pemilik modal dalam menyuntikkan dananya sangat penting.

"Kalbar  masuk dalam zona 3 dengan modal disetor pendirian adalah Rp8 miliar. Hal ini memiliki maksud bahwa untuk sebuah BPR yang baru berdiri dibutuhkan keleluasaan bergerak dalam operasionalnya. Jika modal terlalu kecil maka akan sulit di tahun-tahun awal pendirian untuk dapat mengoptimalkan ekspansi bisnisnya.  Oleh karena itu peranan pemilik modal sangat penting,"ujar Meidi pada Jumat (14/7/2017).

Meidi mengatakan pemilik modal mempunyai peranan penting untuk mengetahui maksud dan tujuan dalam penentuan besaran modal disetor tersebut. Selanjutnya bagi BPR existing kata Meidi dikenakan modal inti minimum sebesar Rp6 miliar. Hal ini didasari oleh perkembangan bisnis ini sudah menjurus kepada kemampuan tekhnologi yang harus canggih dan prudent.

"Oleh karena itu dengan diperkuatnya modal tersebut diharapkan IT pada setiap BPR dapat semakin memberikan pelayanan yang baik. Selanjutnya Sumber Daya Manusia yang menjalankan roda organisasi perusahaan dapat semakin maksimal dalam memberikan pelayanan. Hal ini dapat dilakukan dengan bentuk pemberian pelatihan kepada karyawan,"ujar Meidi.

Hal tersebut tak kalah penting mengingat kata Meidi karyawan merupakan aset perusahaan yang harus dijaga dan dikembangkan. Secara umum dengan mengertinya para pemilik modal akan peran pemilik modal dan besaran jumlah modal yang diberikan, maka BPR akan semakin leluasa dalam menghasilkan laba untuk pemegang saham. "Dari sisi bisnis BPR juga lebih leluasa dalam menyalurkan kredit, meningkatkan kapasitas SDM, IT dan lain,"ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help