TribunPontianak/

Citizen Reporter

Pemkab Sanggau Terima Adipura Pangan Nusantara

Sekda Sanggau, AL Leysandri mengatakan, pihaknya akan melakukan pengadaan dan rehabilitasi irigasi kelancaran peningkatan hasil pangan tersebut.

Pemkab Sanggau Terima Adipura Pangan Nusantara
TRIBUNFILE/IST
Sekda Sanggau, AL Leysandri saat menerima penghargaan Adhipura Pangan Nusantara Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (12/7). 

Citizen Reporter

Humas Setda Sanggau, Christ TCG

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Pemerintah Kabupaten Sanggau mendapat penghargaan Adhipura Pangan Nusantara tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau A L Leysandri di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (12/7/2017).

Prestasi tersebut diberikan karena keterlibatan Kabupaten Sanggau yang dipercayai oleh Pemerintah Pusat sebagai lumbung pangan dunia. Keterlibatan Kabupaten Sanggau tersebut diantaranya rencana Indonesia akan mengekspor beras ke negara tetangga, Malaysia pada puncak Hari Pangan Sedunia (HPS) dan akan dilaunching oleh Presiden Jokowi pada 21 Oktober 2017 mendatang di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau.

Selain untuk memanfaatkan hasil pangan dengan maksimal, Indonesia tidak mengimpor beras, cabai, dan kedelai dan jagung dari luar negeri, tetapi mengeskpor.

Baca: BREAKING NEWS: Truk Angkut Alat Band Terbalik, Tiga Orang Meninggal Dunia

Maka dari itu Kalimantan Barat saat ini membahas dan mempersiapkan ketersediaan pangan dalam rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat tahun 2017.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab, Dewan Pertahanan Pangan Kalimantan Barat mengontrol dan mengantisipasi kesiapan dibeberapa daerah mulai dari penyediaan padi dan jagung yang cukup sehingga tidak mengalami defisit ketika pelaksanaan ekspor.

Dimana daerah yang dipercaya Pemerintah Pusat untuk mempersiapkan ketersediaan beras adalah daerah yang berbatasan dengan Negara tetangga diantaranya Kabupaten Sanggau.

Sekda Sanggau, AL Leysandri mengatakan, pihaknya akan melakukan pengadaan dan rehabilitasi irigasi kelancaran peningkatan hasil pangan tersebut.

Hal itu disampaikan pada rakor yang bertema “Pangan Lokal Untuk Daya Saing dan Kesejahteraan Bangsa.

Seperti diketahui, seluruh Kepala Daerah (Bupati/Walikota) di Kalimantan Barat diminta untuk mendukung Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Masyarakat Bersumberdaya Lokal termasuk diantaranya buah segar.

Gerakan ini bertujuan membantu UKM /IKM dan Petani/Nelayan lokal di Kalbar untuk pengembangan pangan lokal didaerah, peningkatan gizi masyarakat lewat bahan konsumsi.

Selain itu, buah segar maupun buah olahan tersebut nantinya akan diberlakukan untuk disediakan pada acara rapat dan acara acara lainnya dengan melibatkan pelaku usaha kecil.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help