TribunPontianak/

Citizen Reporter

Eksistensi Koperasi Masih Lemah

Banyak hal yang menyebabkan lemahnya koperasi saat ini, di antaranya manajemen pengelolaan yang kurang baik,

Eksistensi Koperasi Masih Lemah
ISTIMEWA
Ketua Himpi PT Kalbar, Muhammad Holil 

 Citizen Reporter
Pengurus Lapmi HMI Cab Pontianak, Imbran

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Memasuki Hari koperasi nasional ke-70 yang jatuh pada 12 Juli 2017 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Kalbar menaruh harapan besar terhadap pemerintah untuk serius menempatkan koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat.

Muhammad Holil, ketua hipmi Perguruan Tinggi kalbar menilai bahwa koperasi sebagai soko guru ekonomi masih jauh tertinggal dari swasta maupun BUMN.

"Seperti yang kita ketahui eksistensi koperasi saat ini sudah sangat lemah dibanding swasta dan BUMN hal itu ditandai dengan banyaknya koperasi di daerah-daerah yang ditutup dan tidak mengalami kemajuan" ujarnya 12/07/17

Banyak hal yang menyebabkan lemahnya koperasi saat ini, di antaranya manajemen pengelolaan yang kurang baik, sistem yang tidak mendukung, hingga SDM yang kurang mumpuni.

Selain itu, alumni Ekonomi Islam IAIN Pontianak ini juga menambahkan bahwa Koperasi adalah salah satu sistem ekonomi yang ideal bagi masyarakat karena didalamnya memelihara semangat membentuk dan mengembangkan usaha bersama untuk keuntungan dan manfaat bersama berdasarkan nilai-nilai kekeluargaan.

"Koperasi juga sebagai cermin terhadap pelaksanaan amanah UUD 1945 pasal 33 yang berbunyi Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efesiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional" tutupnya. 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help