Idul Fitri 1438 H

Makna Sesungguhnya Idul Fitri Menurut KH Hanafi Khalil

Jika puasa yang dilakukan dengan niat benar dan dengan cara-cara yang benar. Serta ditunjang aktivitas ibadah lainnya.

Makna Sesungguhnya Idul Fitri Menurut KH Hanafi Khalil
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MADROSID
Anggota DPRD Dapil Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, KH Hanafi Khalil 

Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bagi Anggota DPRD Kubu Raya, KH. Hanafi Khalil memaknai Idul Fitri sesuai artinya kembli suci.

Kembali kepada fitrah, sebutan lainnya yakni hari lebaran.

"Lebar itu bahasa jawa artinya bebas. Bebas dari segala dosa maksudnya. Tapi untuk mencapapai kesucian maka harus ditempuh jalan sebelumya di bulan Ramadan," katanya.

Ramadan sendiri secara ethimologi artinya membakar. Diharapkan pada bulan Ramadan dengan berpuasa karena terbakar dengan rasa haus dan lapar akan melahirkan pembakaran dosa.

Baca: Makna Idul Fitri, Saling Bermaaf-maafan

"Puasa tujuan utamanya agar bertakwa kepada Allah. Agar menuju taqwa maka 2 penghalang terbesar harus dikendalikan. Pertama setan, ini sudah disabdakan nabi bahwa, ketika masuk balan Ramadan maka pintu surga dibuka pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu," katanya.

Kedua adalah nafsu. Nafsu ini agar terkendali maka Allah mewajibkan terapi religi berupa puasa. Jika puasa yang dilakukan dengan niat benar dan dengan cara-cara yang benar. Serta ditunjang aktivitas ibadah lainnya.

"Insya Allah akan memperoleh derajat taqwa sebagaimana janji Allah dalam Alquran. Dimana Indikator keberhasilan puasa kita dapat dilihat dalam prilaku pada 11 bulan sesudahnya. Akan lahir kepekaan sosial, menjadi manusia pemaaf. Maka di hari raya kita temukan saling silaturahmi dengan maaf memaafkan yang kita sebut hari kemenangan," jelasnya.

Bahkan dalam praktiknya berupa acara halal bi halal. Saling mengunjungi satu sama lainnya.

"Saya sendiri selama 7 hari selalu open hause karena biasanya tiap hari ratusan tamu datang selama 7 hari berturut-turut. Namun tentu juga terhadap orangtua kita laksanakan pertama kali habis salat ied. Untuk meminta maaf alias sungkem," kata Hanafi Khalil.

Penulis: Madrosid
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help