TribunPontianak/

Pemohon Paspor Meningkat, Imigrasi Pontianak Akan Pasang Imbauan Tidak Antre Diluar Jam Pelayanan

Jika pada hari-hari biasanya hanya berkisar 120 sampai 150 orang, saat ini pelayanan yang diberikan bisa mencapai 200 orang.

Pemohon Paspor Meningkat, Imigrasi Pontianak Akan Pasang Imbauan Tidak Antre Diluar Jam Pelayanan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI  
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak, Husni Thamrin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak, Husni Thamrin membenarkan bahwa pada saat menghadapi libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1438 H mendatang, peminat pemohon paspor meningkat cukup siginfikan.

Jika pada hari-hari biasanya hanya berkisar 120 sampai 150 orang, saat ini pelayanan yang diberikan bisa mencapai 200 orang.

"Hari ini, rata-rata kemampuan kami di bulan puasa ini melayani 120 orang, karena kami melayani di loketnya dua jam, jam 08.00 sampai jam 10.00 pagi. Itu kan jam kerja, jam 08.00 mulai, jam 15.00 kami pulang kan, sesuai jam kerja PNS. Kemampuan kami 120 itu, jam 15.00 kami selesaikan, selesai. Paling mundur-mundur sampai pukul 15.30," paparnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/6/2017).

Lanjutnya, jika pihaknya memberikan pelayanan sebanyak 150 orang hingga 200 orang per hari, bisa dipastikan jam kerja pelayanan akan terus molor hingga pukul 18.00.

"Kalau kami lebih dari itu, bisa 150 apalagi 200, kami bisa pulang jam 18.00. Sedangkan pegawai kami juga sudah teredukasi kalau jam 15.00 selesai, mereka beres-beres pulang. Tapi ini masyrakat yang membuat paspor ini, ada yang ingin pergi berobat, ingin berlibur, kebetulan anak sekolah libur juga, kita juga libur panjang. Ini saya antisipasi, hari ini berdasarkan perintah Kepala Kantor Wilayah (Kemenkumham Kalbar), Pak Rochadi. Coba itu masyarakat itu di akses saja, kalian kerja ya inilah berjiwa besar, kerja ikhlas bulan puasa ini bantu, kami kerja sampai sore, sampai jam 18.00. Jadi kami hari ini melayani 210 orang, sebetulnya kemampuan kami hanya 120 di bulan puasa ini, kalau hari-hari biasa kami biasanya melayani 150 orang setiap harinya," terangnya.

Husni menegaskan, warga yang mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak tersebut, rata-rata didominasi warga yang berniat hendak liburan saat libur panjang pada lebaran tahun ini.

"Warga yang berlibur, rata-rata ke Kuching (Malaysia) yang terdekat dari Pontianak. Karena dapat ditempuh melalui jalur darat menggunakan bus. Selain itu dapat juga menggunakan pesawat dengan biaya yang tidak terlalu mahal. Ya mungkin mereka, orang yang menengah ke atas mungkin ke Singapura, banyak juga yang berobat ya. Momen liburan panjang nantilah yang membuat warga antri membuat paspor, karena mereka nanti hendak berlibur ke luar negeri. Kalau kami lihat, tujuan ke Eropa belum ada, kebanyakan kalau ditanya itu mau ke Singapura, Malaysia-nya di Kuala Lumpur sama Kuching, paling banyak itu di Kuching," ujarnya.

Baca: Antrean Panjang di Imigrasi Pontianak

Husni merasa cukup heran, lantaran warga tampak sangat bersemangat mengurus paspor di saat-sata bulan suc ramadan. Ia menilai, jika warga memang sudah berniat hendak liburan, kenapa tidak mengurus di hari-hari biasa yang tidak terlalu padat.

Halaman
123
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help