TribunPontianak/

Keracunan Makanan di Sekadau

BREAKING NEWS: Usai Diperiksa, Korban Keracunan Dikira Kena Muntaber

Pada Minggunya (18/6/2017) mantri desa sudah menangani kejadian tersebut, dan di perkirakan menderita muntaber oleh mantri

BREAKING NEWS: Usai Diperiksa, Korban Keracunan Dikira Kena Muntaber
ISTIMEWA
Anggota keluarga korban keracunan makanan di Desa Meragun Kecamatan Nanga Taman, Sekadau 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU -  Satu keluarga di Kecamatan Nanga Taman diduga keracunan, setelah menyantap sayuran sejenis jamur. Malangnya, dua dari anggota keluarga tersebut meninggal dunia.

"Ya benar, tapi masih kita selidiki lebih lanjut penyebabnya," ujar Kapolsek Nanga Taman IPDA Arisman Selasa, (20/6).

Makanan yang disantap oleh keluarga Ahae, merupakan sayuran yang dimasak menggunakan bambu muda dicampur ampas tuak
Makanan yang disantap oleh keluarga Ahae, merupakan sayuran yang dimasak menggunakan bambu muda dicampur ampas tuak 

 Dijelaskan Arisman, setelah sayuran tersebut disantap Ahae bersama enam anggota keluarganya. Sekitar tengah malam keluarga tersebut mengalami gejala keracunan seperti pusing mual-mual, dan buang air besar terus menerus.

"Pada Minggunya (18/6/2017) mantri desa sudah menangani kejadian tersebut, dan di perkirakan menderita muntaber oleh mantri," tambah Arisman.

 Karena, lanjut dia, di Kecamatan Nanga Taman sedang mengalami kejadian sakit muntaber. Jadi diperkirakan satu keluarga tersebut mengalami muntaber.

Namun, Selasa (20/6/2017) dini hari Bran (20) anak dari Ahae meninggal dunia. Sedangkan anggota keluarga yang lain masih sakit.

Sekitar pukul 09.00 WIB, mantri desa Meragun beserta keluarga membawa korban ke Puskesmas Nanga Taman. 

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help