TribunPontianak/

Warga Ambawang Digigit Anjing Diduga Rabies 

Untung petugas cepat datang ke lokasi. Kalau terlambat daging anjing rabies siap untuk dikonsumsi dan ini sangat berbahaya

Warga Ambawang Digigit Anjing Diduga Rabies 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Abdul Manaf 

Laporan Wartawan Tribun Pontianaj, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Rabies kembali mengancam. Jumlah korban gigitan kembali bertambah. Padahal pemerintah sudah berupaya menekan pertumbuhan kasus gigitan rabies ini.

Korban gigitan terakhir di Desa Lingga Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya. Korban diketahui wanita berusia 59 tahun. Sedangkan pemilik anjing juga dari warga setempat. Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar Abdul Manaf membenarkan saat dikonfirmasi wartawan.

Saat ini dirinya sedang turun ke lokasi untuk memberikan sosialisasi ke masyarakat mengenai rabies.

Ia menuturkan untuk kasus ini pihaknya sudah mengambil langkah untuk mencegah penyebaran kasus gigitan ini. 
“Untung petugas cepat datang ke lokasi. Kalau terlambat daging anjing rabies siap untuk dikonsumsi dan ini sangat berbahaya,” kata Manaf, Senin (19/6/2017). 

Ia memastikan korban gigitan sudah diberikan vaksin anti VAR. Sementara hewan (anjing) yang menggigit juga sudah dimusnahkan agar virus tidak semakin menyebar.

“Sekarang dilakukan pemusnahan anjing dan sedangkan disiapkan vaksinasi massal. Pemusnahan itu juga termasuk anjing liar,” ucapnya.

Baca: Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017, Ini Pesan Bupati Paolus Hadi

Manaf menuturkan sosialisasi perlu digencarkan agar masyarakat memahami bahaya gigitan hewan (anjing) pengidat rabies. Misalnya dengan melapor ke petugas jika ada masyarakat yang tergigit anjing. 

Meski demikian tetap dilakukan uji apakah yang mengigit tersebut pengidap rabies atau tidak. Uji dilakukan dari laboratorium dan membutuhkan waktu tertentu.

Namun dengan melapor, kata dia, petugas bisa mengambil langkah cepat guna mengantisipasi gigitan.

“Saya mengimbau agar masyarakat waspada. Baik itu di Pontianak maupun Kubu Raya, karena persebaran kasus ini sudah dekat,” ujarnya.

Selain di Sungai Ambawang, kasus gigitan rabies juga terjadi di Palakota Kecamatan Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu. Korban yang digigit anak berusia 6 tahun. 

“Kasus gigitannya 16 Juni kemarin. Luka di pelipis kiri dan gusi. Saat itu juga korban langsung diberikan VAR,” ungkapnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help