TribunPontianak/

Untuk Perairan Kebun, Petani Cabai Minta Dinas PU Normalisasi Sungai

Untuk hasil cukup baik, bisa kami jual hingga ngabang selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Singkawang

Untuk Perairan Kebun, Petani Cabai Minta Dinas PU Normalisasi Sungai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / TRY JULIANSYAH
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahana Pangan Singkawang, Yusnita Fitriadi bersama kelomlok tani, Jas B, saat menanam cabai perdana di Marhaban, Kelurahan Sedau, Senin (19/6) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Upaya penanam cabai ini disambut baik oleh kelompok tani si beberapa wilayah percontohan. Satu di antaranya Kelompok tani Jas B di Marhaban kelurahan Sedau, yang memiliki lahan kurang lebih 100 hektare.

"Jas B ini singkatan dari jujur akar sukses Bersama, saat ini memang kita baru tanam cabai perdana. Di lahan 100 hektare ini kami tanam juga jagung sebagai komoditas utama dan beberapa jenis sayuran," ujar Ketua Kelompok Tani Jas B, Naweri, Senin (19/6/2017).

Diakui oleh Naweri hasil kebunnya ini tidak hanya untuk masyarakat lokal tetapi juga di jual hingga ke Ngabang. Dimana saat ini sistem penanaman disesuaikan dengan intruksi dari dinas Pertanian Singkawang.

"Untuk hasil cukup baik, bisa kami jual hingga ngabang selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Singkawang. Dan untuk Batang jagung ini kami manfaatkan juga untuk pakan sapi," katanya.

Naweri berharap untuk kebutuhan produksi pemerintah dapat memperhatikan fasilitas yang ada. Sehingga distribusi barang dan hasil perkebunan bisa dimaksimalkan sehingga membantu para petani.

"Kami juga berharap agar pemerintah melalui dinas PU bisa menormalisasi sungai yang sudah dangkal untuk kebutuhan pengairan kebun. Dan kami minta dibangunkan jembatan antar parit-parit, karena selama ini kami kesulitan untuk pengangkutan dimana kendaraan roda dua tidak bisa masuk dan harus kami pikul," harapnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help