TribunPontianak/

Selama Operasi Pekat, Polres Singkawang Ungkap 148 Kasus

Untuk kasus prostitusi dengan 79 kasus, dan juga kita menjaring sebanyak 10 pasangan mesum disejumlah kos-kostan.

Selama Operasi Pekat, Polres Singkawang Ungkap 148 Kasus
TRIBUNPONTIANAK/TRY JULIANSYAH
Kapolres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustafa 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Polres Singkawang menggelar apel pasukan Operasi Tanadniya Kapuas 2017 di Mapolres Singkawang, Senin (19/6/2017). Kegiatan ini guna menghadapi hari raya Idul Fitri 1438 H.

"Ini merupakan wujud Polres Singkawang dalam kesiapan Polri serta sebagai sarana untuk konsolidasi dan pengecekan personel sebelum menghadapi tugas pengamanan dilapangan," ujar Kapolres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustafa.

Pada apel tersebut dihadiri pula oleh Forkopimda Kota Singkawang, Insatansi terkait, Toga, Toda, Tomas yang ada di Kota Singkawang. Dimana pada kesempatan tersebut Kapolres juga membacakan amanat dari Kapolri.

"Operasi Ramadaniya Kapuas 2017 ini serentak digelar diseluruh Indonesia berlangsung selama 16 hari mulai dari tanggal 19 Juni sampai dengan tanggal 4 Juli 2017 dan untuk Polres Singkawang yang terlibat operasi sebanyak 76 personil. Operasi Ramadniya Kapuas 2017 ini agar terjaganya stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif, keamanan, kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan gelar hasil kasus operasi pekat. Dimana sebanyak 148 kasus diungkap oleh Polres Singkawang selama berlangsungnya operasi pekat yang dimulai sejak 26 Mei hingga 9 Juni 2017.

"148 kasus tersebut didominasi oleh kasus prostitusi disusul premanisme dan lainnya. Untuk kasus prostitusi dengan 79 kasus, dan juga kita menjaring sebanyak 10 pasangan mesum disejumlah kos-kostan. Sedangkan dari selurih kasus tersebut kita temukan barang bukti seperti 118 kondom laki-laki dan 32 buah kondom merk Sutra untuk perempuan. Semua itu dimusnahkan," ujar KBO Kanit Reskrim, Iptu Suprihaton.

Baca: Wakapolda Imbau Angkutan Lebaran Tak Over Kapasitas

Kemudian ia melanjutkan untuk pemanisme sebanyak 42 orang yang mana satu diantaranya merupakan pelaku pencurian. Sedangkan 14 orang lainnya merupakan muda mudi yang terjaring dalam aksi kebut-kebutan di jalan raya dan terlibat dalam aksi tawuran.

"Selain preamnisme ada juga aksi kebut-kebutan remja, dan untuk minuman keras (miras) ada sebanyak 15 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 15 orang.  Dan untik Untuk BB miras juga sudah kita musnahkan pada hari ini," tuturnya.

Lselain itu untuk petasan 3 kasus dari 3 TKP yang berbeda, dan juga judi sebanyak 6 kasus terdiri dari judi togel sebanyak 3 kasus, remi box 1 kasus dan liong fu 1 kasus. Dimana tersangka diakuinya telah diamankan oleh pihak polres Singkawang.

"Tersangka yang kita amankan dari permainan judi ini ada sebanyak 13 orang, dengan barang bukti secara keseluruhan berjumlah Rp30.554.000. Untuk kasus narkoba juga ada 3 kasus yang mana berjumlah tersangka sebanyak 5 orang serta BB yang diamankan berupa uang tunai senilai Rp2.000.000, 13 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu, dan 1 paket besar yang diduga narkotika jenis sabu sekira 23 gram dengan total 89 gram," tutupnya. 

--

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help