TribunPontianak/

Sedimentasi Sebabkan Sungai Kapuas Dangkal

Oleh karena itulah, guru besar Untan ini mengatakan sedimentasi harus segera diatasi dan ditanggulangi, jika tidak maka dampaknya akan semakin parah.

Sedimentasi Sebabkan Sungai Kapuas Dangkal
TRIBUNPONTIANAK/SYAHRONI
Saat upacara dilakukan dalam peringatan Peringati Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Dunia 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Rektor Universitas Tanjungpura, Prof Thamrin Usman menjelaskan sejauh ini Sungai Kapuas, telah terjadi pergeseran sedimentasi dari hulu ke hilir.

Bahkan ia mengatakan akibat adanya sedimentasi, aliran sungai di muara Kapuas sudah dangkal dan akibatnya kapal-kapal dengan tonase besar harus masuk dengan pengawalan.

"Akibat adanya sedimentasi aliran di muara Sungai Kapuas kini semakin dangkal, Ini sangat merugikan karena keluar masuknya perdagangan antar pulau atau impor ekspor sangat mengandalkan Sungai Kapuas dengan pelabuhan laut yang low cost," katanya, Senin (19/6/2017).

Oleh karena itulah, guru besar Untan ini mengatakan sedimentasi harus segera diatasi dan ditanggulangi, jika tidak maka dampaknya akan semakin parah.

Baca: Pesan 500 Detonator dari Makasar, Warga Ketapang ini Diperiksa di Polda Kalbar

Baca: Tega, Seorang Ibu Tinggalkan Dua Anaknya 15 Jam di Mobil Hingga Akhirnya Tewas

Baca: Pelaku Sadis ini Tembak Seorang Pria, Lalu Pacarnya Disekap dan Diperkosa Setiap Hari Selama 2 Bulan

"Jika sedimentasi harus disedot, anggaran yang harus dikeluarkan sangat besar. Selain itu, tindakan itu dirasa percuma lantaran penyebabnya adalah kesalahan manusia itu sendiri, maka harus ada langkah nyata seperti pengembalian pungsi lahan yang ada di aliran, " jelasnya

Thamrin, dalam wawancara dengan media meminta pemerintah tegas, bahwa haris ada tindakan kepada mereka yang terlibat tambang liar yang mengakibatkan banyak kerusakan lingkungan.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help