TribunPontianak/

Pergantian Pengurusan Ormawa, Ini Harapan Ketua KAMMI IKIP PGRI Pontianak

Selain itu juga, Dayu berharap kepengurusan Ormawa yang baru dapat menumbuhkan kembali semangat berorganisasi mahasiswa yang sekarang cendrung....

Pergantian Pengurusan Ormawa, Ini Harapan Ketua KAMMI IKIP PGRI Pontianak
TRIBUNFILE/IST
Ketua umum KAMMI Komisariat IKIP-PGRI Pontianak, Dayu yang juga adalah mahasiswa IKIP. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setelah mengemban amanah selama satu periode, akhirnya Organisasi Mahasiswa (Ormawa) IKIP-PGRI Pontianak telah berganti kepengurusan.

Dengan terpilihnya Presiden Mahasiswa REMA IKIP-PGRI Pontianak secara aklamasi, sebagian besar Ormawa IKIP akhirnya memutuskan untuk melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) untuk menentukan siapa yang akan meneruskan kepengurusan pada periode 2017-2018.

Beberapa yang sudah terpilih untuk kepengurusan periode 2017-2018 adalah Bayu Suwandra sebagai presiden mahasiswa, Dino sebagai ketua DPM, Dwi Suci Mulyani sebagai ketua HIMMAT, Zulfikri sebagai ketua SESCO, Ari Putra Utama sebagai ketua HIMTEK, Muslimah sebagai ketua HIMPOR, Dina Yulistika sebagai ketua FKMBK, Herky Kurniawan sebagai ketua HIMAS, Ardi sebagai ketua HIMDIFIS, Maulana sebagai ketua HMBSI, Liben sebagai ketua HIMAPPKn, Ridwan Mulyakin sebagai ketua LDK Al-Ilham, dan Noorachman Wicaksono sebagai ketua KSR.

Dengan terpilihnya ketua umum di setiap Ormawa, maka banyak hal yang diharapkan oleh mahasiswa maupun dosen. Dan harapan tersebut juga diungkapkan ketua umum KAMMI Komisariat IKIP-PGRI Pontianak, Dayu yang juga adalah mahasiswa IKIP.

Baca: Tiga Kesalahan Persiapan Belanja Baju Lebaran yang Sering Dilakukan

Baca: Habis Memenggal Kepala Istrinya, Pria ini Menjinjingnya dengan Santai di Keramaian Kota

Baca: Tak Hanya Dicuri Hartanya, Jawaban Istri Setelah Diperkosa Maling Buat Papa Mati Rasa

“Selain bersinergi dengan lembaga dalam membangun kampus, terpilihnya ketua ormawa yang baru harapkannya bisa memberikan manfaat kepada mahasiswa khususnya dalam mengawal segala kebijakan lembaga yang tidak pro dengan mahasiswa” ujar Dayu, Senin (19/6/2017).

Selain itu juga, Dayu berharap kepengurusan Ormawa yang baru dapat menumbuhkan kembali semangat berorganisasi mahasiswa yang sekarang cendrung apatis karena disibukkan dengan perkuliahan yang semakin padat.

“Kita juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan perkuliahan yang terlalu padat, karena kuliah juga adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa, tetapi yang harus kita lakukan adalah mencari solusi bersama dengan lembaga dalam mengatasi masalah ini” lanjutnya.

Sebagai penutup, dalam penyampaiannya Dayu mengatakan bahwa kampus akan terasa hidup kembali ketika mahasiswa tidak hanya sibuk dengan perkuliahan, tetapi juga aktif berorganisasi.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help