TribunPontianak/

Ramadan 1438 H

Hadiri Buka Puasa Bersama Kemenag Landak, Ini Pesan Bupati Karolin

Saya baru bertugas di Landak enam bulan sudah merasa nyaman dan akrab dengan rekan pejabat dan masyarakat

Hadiri Buka Puasa Bersama Kemenag Landak, Ini Pesan Bupati Karolin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ALFONS PARDOSI
Bupati Landak Karolin Margret Natasa membagikan bingkisan saat buka puasa bersama Kemenag Landak, Senin (19/6/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri Safari Ramadhan 1438 H dan buka puasa bersama jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Landak di Aula Kemenag Landak, Senin (19/6/2017) sore.

Acara buka puasa di tersebut dihadiri juga oleh para tokoh agama, Forkopimda Landak, dan undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut Karolin mengucapkan terima Kasih atas undangan Kemenag Landak pada acara buka puasa.

"Kita berharap, semua meningkatkan silaturahmi. Baik antar instansi dan lapisan masyarakat, karena dengan bulan penuh berkah biasa meningkatkan kualitas keimanan," Karolin yang juga putri Gubernur Kalbar ini.

Kemudian Karol mengajak semua pihak untuk membentengi anak-anak dengan iman dan taqwa, untuk menghadapi tantangan saat ini. Karena narkoba, judi, miras menjadi persoalan masyarakat.

"Salah satu benteng adalah dengan iman dan taqwa. Serta dengan mencegah radikalisme, sebab yang paling mudah terpengaruh adalah anak muda," ungkapnya.

Kepala Kemenag Landak, H Muhammad Natsir dalam sambutanya menuturkan, dengan safari ramadhan bisa menambah persaudaran, mempererat rasa kebersamaan di Kabupaten Landak.

"Saya baru bertugas di Landak enam bulan sudah merasa nyaman dan akrab dengan rekan pejabat dan masyarakat," akunya.

Dijelaskannya lagi, Kemenag adalah instansi vertikal yang ditangani Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama. Terkait pembinaan pelaksanaan agama di Indonesia.

"Walau demikian Kemenag harus bekerjasama dengan pihak Pemerintah Daerah, untuk koordinasi pembinaan keagamaan di daerah," bebernya.

Baca: Kurang Hormat Dasar Prilaku Menentang

Sedangnan dalam melaksanakan tugas keagamaan membawahi ada guru semua agama yang dibina, dan ada Nadrasah 10 persen Negeri dan 90 persen swasta. 

"Pembinaan keagamaan kita ada forum kerukunan umat beragama (FKUB) di Landak, belum berdiri kantor seperti di Kabupaten lain karena keterbatasan anggaran," jelasnya.

Kemudian dalam menangani keagamaan di Landak cukup baik. Karena di 13 Kecamatan hanya ada 19 KUA atau Balai Nikah. "Mereka menangani pernikahan untuk agama Islam, sedangkan untuk non Islam di dinas Dukcapil," pungkasnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help