TribunPontianak/

Kodam XII/ Tpr Waspadai Masuknya ISIS di Kalbar Melalui Jalur Perbatasan

Ditegaskan Kapendam, bantuan pengamanan personel TNI dari Kodam XII/ Tpr menjelang Idul Fitri 1438 H memang ada, namun tidak terkait langsung dengan..

Kodam XII/ Tpr Waspadai Masuknya ISIS di Kalbar Melalui Jalur Perbatasan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Kapendam XII/ Tanjungpura, Kolonel Inf Tri Rana Subekti saat memberikan keterangan kepada wartawan, usai berbuka puasa bersama anak-anak panti asuhan di Media Center Kodam XII/ Tpr di Jalan Teuku Umar No 47, Pontianak, Minggu (18/6/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,  PONTIANAK - Kapendam XII/ Tanjungpura, Kolonel Inf Tri Rana Subekti menegaskan, personel TNI tetap disiagakan untuk mewaspadai masuknya orang-orang yang diduga tergabung dengan organisasi Islamic State Irak and Suriah (ISIS) masuk ke wilayah Kalbar, yang dikawatirkan masuk melalui jalur perbatasan.

"ISIS tetap kita waspadai, tapi kami tetap berpegang pada perintah Pangdam XII/ Tanjungpura. Tetap kami berpegang teguh pada perintah Pangdam, Pangdam pun juga demikian, atas perintah dari Panglima TNI ataupun Kasad. Jadi kita, hari-hari yang kami lakukan adalah tetap berlatih, berlatih dan berlatih. Sesuai dengan program yang diturunkan dari satuan atas, yaitu dari Staf Angkatan Darat sana, Kepala Staf Umum Angkatan Darat, kami jabarkan, kami instruksikan kepada satuan di jajaran Kodam XII/ Tpr ini untuk tetap berlatih, berlatih dan berlatih," ungkapnya kepada wartawan usai berbuka puasa bersama anak-anak panti asuhan di Media Center Kodam XII/ Tpr di Jalan Teuku Umar No 47, Pontianak, Minggu (18/6/2017) malam.

Lanjutnya, kesiapsiagaan personel TNI dan pihak terkait lainnya tersebut, sebagai wujud menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca: Sibuk Ngomong dengan Sales, Nagita Sampai Enggak Lihat yang Dilakukan Rafathar, Astaga!

Baca: Positif Mengandung Babi, Inilah Empat Mie Instan Asal Korea yang Dijual di Pasaran

"Tetap kami lakukan seperti itu, karena memang tugas pokok kami menjaga keutuhan NKRI. Untuk di perbatasan, ada satuan tugas pengamanan perbatasan di sepanjang perbatasan antara RI dengan Malaysia, itu ada satuan tugas pengamanan perbatasan, ada dua Batalyon yang kami tugaskan. Dia juga bisa mendeteksi istilahnya mencegah, dia bisa dalam arti sebagai portal masuknya orang asing atau pun yang dianggap kami curigai. Itu pun juga kami tetap bekerjasama dengan aparat yang lain, bukan hanya TNI saja. Di sana ada aparat gabungan, ada Kepolisian, ada Bea Cukai dan ada juga Imigrasi. Nah itu kami berdasarkan informasi, kemudian fakta dan sebagainya. Kami harus bekerjasama tidak berdiri sendiri," jelasnya.

Ditegaskan Kapendam, bantuan pengamanan personel TNI dari Kodam XII/ Tpr menjelang Idul Fitri 1438 H memang ada, namun tidak terkait langsung dengan adanya pengiriman 500 detonator ke Kalbar beberapa waktu lalu.

"Kodam, dalam hal ini tetap kami lakukan siaga, jadi hari-hari kami adakan siaga. Kami secara bergilir satuan-satuan yang ada di jajaran Kodam itu, kami lakukan patroli-patroli. Itu untuk antisipasinya. Ada jam-jam rawan yang harus kami keluarkan patroli itu, ada daerah-daerah yang kami anggap rawan untuk dijadikan lokasi tindak kriminal atau pun sebagainya. Tapi tetap kami adakan koordinasi dengan aparat terkait, dalam hal ini kepolisian," jelasnya.

Ditambahkannya, selain patroli dari personel TNI.

Halaman
12
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help