TribunPontianak/

Dampak Dari Perbup, Masih Banyak yang Belum Buat Perdes

Kami masih sedang mengupayakan penyelesaian perdes kami. Kemungkinan segera selesai dan bisa kami sampaikan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat......

Dampak Dari Perbup, Masih Banyak yang Belum Buat Perdes
TRIBUNFILE/IST

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepala Desa, Sungai Asam mengatakan desanya masuk dalam rentetan 90 desa belum menyelesaikan Peraturan Desa (Perdes) untuk APBDes.

Sehingga terjadi keterlambatan dalam pencarian dana APBDnya dari pusat.

"Kami masih sedang mengupayakan penyelesaian perdes kami. Kemungkinan segera selesai dan bisa kami sampaikan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam waktu dekat," katanya, Kamis (8/6/2017).

Terjadinya keterlambatan penyelesaian perdes sendiri, bukan tanpa alasan bagi desa.

Baca: 90 Desa Terlambat Buat Perdes

Muaranya dari dasar dalam pembuatan perdes yakni Perpub.

"Tahun ini kan perbup juga mengalami keterlambatan. Sehingga imbasnya pada kami juga. Sampai sekarang banyak yang belum menyelesaikan perdes," ungkap Sumardi.

Rentetannya sendiri dari keterlambatan pembuatan perdes, berdampak pada keterlambatan pencarian dana APBD desa.

Sejumlah program menjadi terhambat.

Terutama terkait infrastruktur dan honor untuk RT serta kepada desa sendiri.

"Yang paling terasa memang untuk honor RT dan Kades ini belum ada. Serta sejumlah program yang tak bisa dilaksanakan seperti pembangunan infrastruktur. Sebagian ada yang terlaksana namun menggunakan dana talangan. Semua program dari awal tahun hingga pertengahan ini mengalama imbas dari keterlambatan pencairan APBD Desa," pungkasnya.

Penulis: Madrosid
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help