TribunPontianak/

Naikkan Insentif Guru Tidak Tetap Rp 300 Ribu Per Bulan, Ini Penjelasan Sutarmidji

Uang insentif tersebut naik nominalnya dari biasanya lantaran guru tingkat SMA sudah dipegang oleh provinsi.

Naikkan Insentif Guru Tidak Tetap Rp 300 Ribu Per Bulan, Ini Penjelasan Sutarmidji
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji (tengah), sedang memberikan materi pada acara dialog publik PGRI Kota Pontianak, Sabtu (20/5/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan mulai dari tahun 2017 ini, Pemkot Pontianak memberikan insentif pada Guru Tidak Tetap (GTT), sebesar Rp 300 ribu perbulan.

Uang insentif tersebut naik nominalnya dari biasanya lantaran guru tingkat SMA sudah dipegang oleh provinsi.

"Pemkot Pontianak memberikan insentif Rp300 ribu perbulan kepada para Guru Tidak Tetap (GTT) ini, sementara ini hanya itu yang bisa kita lakukan," ucap Midji, pada saat acara dialog pendidikan bersama ratusan guru dan GTT serta kepala sekolah di Pontianak di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Sabtu (20/5/2017).

Selain itu Midji juga membuat  Peraturan Wali Kota, kalau uang BOS Daerah bisa digunakan 50 persen untuk membiaya GTT, sedangkan BOS Nasional hanya Rp 15 persen.

Ia juga menjelaskan kalau untuk meningkatkan pendapatan maka itulah satu diantara cara yang dilakulan Pemkot, tapi kalau para GTT ini minta dijadikan PNS,  maka itu adalah kebijakan pusat dan diluar kebijakan wali kota.

Namun tahun depan Midji tegaskan kalau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) memungkinkan maka Pemkot akan meningkatkan insentif pada GTT bahkan bksa sampai Rp 500 ribu. Kenaikan bertahap, karena kalau sekaligus dikatakan Midji tidak ada anggaran.

"Tapi intinya kita mau penghasilan guru ini bisa memadailah, karena guru ini sangat berperan penting dalam memajukan SDM," ucapnya.

Selain itu, Midji minta semua kepala sekolah ketika mengambil GTT tidak sembarangan dan harus sesuai dengan disiplin ilmunya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help