TribunPontianak/

Cerdaskan Anak Bangsa, Ida: Guru Tidak Tetap Kerja Ikhlas

Kita sudah bertemu wali kota ini, semoga para guru honorer bisa meningkat pendapatannya dan jadi merata.

Cerdaskan Anak Bangsa, Ida: Guru Tidak Tetap Kerja Ikhlas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Suasana dialog Pendidikan oleh PGRI Kota Pontianak, Sabtu (20/5/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu diantara kepala sekolah yang hadir pada diolog bersama Wali Kota Pontianak mengenai pendididikan   yang diselenggarakan olah PGRI,
Kepsek SDN 14 Pontianak Kota,  Ida Isnaini, mengatakan kalau di sekolah yang ia pimpin saat ini ada tiga orang guru tidak tetap (GTT).

"Kalau disekolah dimana saya jadi kepala sekolahnya ada tiga saat ini guru tidak tetapnya," ucap Ida Isnaini, Sabtu (20/5/2017).

Selain itu, ia mengatakan kalau para GTT yang ada digaji dengan bayaran Rp 1 juta perbulannya. Dengan adanya dialog kali ini ia berharap ada solusi yang dihasilkan sehingga para GTT bisa mendapatkan penghasilan yang lebih.

"Kita sudah bertemu wali kota ini, semoga para guru honorer bisa meningkat pendapatannya dan jadi merata. Apakah itu hitungan jam atau perbulan," harapnya.

Ia juga menceritakan kalau GTT disekolahnya sudah ada yang masa kerjanya selama enam tahun. Selain itu dua orang diantaranya baru setahun terakhir.

Ditambahkannya dalam setiap perekrutan GTT juga dilakukan tes dan sesuai dengan kompetensi yang dicari, misalnya bahasa inggria maka yang dites syarat pertamanya adalah lulusan pendidikan bahasa inggris.

Ia juga menjelaskan kalau BOSDa setiap anak hitungannya Rp 10 ribu perbulan dan BOSNas Rp 180 ribu perbulan untuk anak SD dan penerimaannya pertriwulan.

Satu diantara guru tidak tetap,  yang hadir dan mengatakan namanya Ema, mengatakan  walaupun penghasilannya tidak bisa memcukupi kebutuhan hidup tapi ia ikhlas dalam mendidik anak-anak.

Ia katakan penghasilannya perbulan tidak sampai sejuta, namun untuk mencari tambahan ia katakan melakukan les privat di rumah.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help