TribunPontianak/

Tembus Pasar Internasional, Harga Produk Conduct Metalworks Tertinggi Capai 500 Dolar AS

Siapa sangka alumni Modern School of Design Yogyakarta yang memulai bisnis aksesoris mulai 2015 produknya sudah dikenal hingga luar negeri.

Tembus Pasar Internasional, Harga Produk Conduct Metalworks Tertinggi Capai 500 Dolar AS
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Owner Condusct Metalworks yang dibuatĀ Gusti Aditiarakhman 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kota Pontianak memiliki potensi yang luar biasa dibidang industri kreatif. Hal ini dapat terlihat dari beragam produk yang dipajang di Stan Rumah Aktif (RumAktif) terutama Stan Sub Sektor Kriya. Ratusan produk menarik ini dapat ditemui di Pontianak Convention Center, (PCC) pada Pameran Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang berlangsung hingga Minggu (21/5/2017).

Salah satu produk dari pelaku ekonomi kreatif di Kota Pontianak lainnya yang sangat membanggakan adalah condusct metalworks yang dibuat Gusti Aditiarakhman.

Siapa sangka alumni Modern School of Design Yogyakarta yang memulai bisnis aksesoris mulai 2015 produknya sudah dikenal hingga luar negeri.

"Ada beberapa produk yang saya tampilkan pada pameran kali ini yang pastinya temanya rock en roll tengkorak. Beberapa diantaranya dibuat limited edition. Untuk produk yang diminati pasar Amerika, Erofa dan negara luar adalah produk dengan desain khusus. Jika di Indonesia harganya berkisar Rp150 ribu hingga Rp450 ribu, untuk pasar luar harga tertingginya tembus Rp300 dollar AS hingga Rp500 dollar AS," ujar Adit kepada tribun.

Baca: Tembus Pasar Internasional, Produk Cunduct Metalworks Dihargai 300-500 Dolar AS

Lewat produk conduct metalworks yang Adit buat ia mampu menarik perhatian Mike Ficner, seorang petinggi dalam komunitas Bearded Villains. Ia juga mendapat permintaan untuk membuatkan design khusus dari seorang model dari Suicide Girls Marina Mui yang lebih di kenal dengan Voley Suicide.

Setelah Mike mengundang Adit untuk datang ke Chicago dan membuat aksesoris untuk Bearded Villains Adit pun terus berkarya. Anehnya dalam karyanya ia tak mempunyai ambisi seperti banyak orang. Mampu menembus pasar luar negeri diakui Adit bukan hal yang diimpikannya. 

Selama ini ia mengaku tidak mempunyai target, apa yang ia lakukan hanya berkarya dan mempersembahkan hasil terbaik. "Saya hanya ingin berkarya dan saya tak perlu menjadi yang nomor satu, jadi nomor 2,3,4,5,6 dan seterusnya tak papelah," ujarnya.

Untuk produk conduct metalwork dan designer toys ia hanya membuat sekitar 10-50 item. Sebelumnya diakui Adit memang sudah ada merek-merek ternama dari Bandung yang membuat aksesoris serupa, mereka sudah jauh bergerak terlebih dahulu sejak 2005 dan sudah sangat mendunia.

Halaman
12
Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help