TribunPontianak/

Citizen Reporter

Mahasiswa Gelar Seminar Pendidikan Perbatasan

"Pendidikan Islam yang memadukan unsur ilmu pengetahuan dan teknologi dan unsur negara perlu untuk di bangun," tambahnya.

Mahasiswa Gelar Seminar Pendidikan Perbatasan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Seminar Pendidikan Perbatasan di Kampus Institut Agama Islam Syafiudin (IAIS) Sambas diikuti 170 peserta dari berbagai mahasiswa di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Jumat (19/5/17) sore. 

Citizen Reporter
Rian
Mahasiswa Sambas

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Melihat kondisi pendidikan yang mengalami ketimpangan di wilayah perbatasan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Syafiudin (IAIS) Sambas menggandeng Ikatan Mahasiswa Keguruan Ilmu Pendidikan Seluruh Indonesia (IMAKIPSI) Kalimantan Tenggara-Barat (KALTENGBAR) untuk mengadakan Stadium general dan seminar Pendidikan se-Kalimantan.

Kegiatan bertemakan "Revitalisasi Pendidikan di Wilayah Perbatasan Kalimantan Barat" akan dilaksanakan selama 3 hari. Kegiatan Stadium General dihadiri oleh rektor IAIS Dr. Jamiat Alkadol, M.Si.,M.H.

Rektor IAIS, Jamiat Alkadol menyampaikan kewajiban menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi sangat diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan ketimpangan sosial di dunia pendidikan.

"Pendidikan Islam yang memadukan unsur ilmu pengetahuan dan teknologi dan unsur negara perlu untuk di bangun," tambahnya.

Koordinator IMAKIPSI wilayah Kalimantan Barat, Yak Hari Purwadi berharap semoga dengan diadakannya stadium general dan seminar pendidikan dapat merubah sistem sosial yang berkaitan dengan pendidikan dan bisa sama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di daerah perbatasan.

Tambah Yak Hari, perlunya meningkatkan kualitas pendidikan menjadi awal mula munculnya inisiatif BEM FTIK IAIS untuk mengadakan stadium general dan seminar pendidikan serta mencari cara bagaimana meningkatkan IPM di Kalimantan umumnya Kalimantan Barat khususnya.

"Untuk IPM di Indonesia pada tahun 2015 berada di peringkat 103 dari 187 IPM di dunia dan untuk di Kalimantan Barat sendiri berada di peringkat 29 dari 34 Provinsi di Indonesia, " ujar Yak Hari Purwadi, Jum'at (19/5/17)sore.

Jery Giono selaku ketua panitia mengucapkan selamat datang peserta dan terima kasih untuk sponsor kegiatan yang turut menyukseskan kegiatan stadium general dan seminar pendidikan.

Kegiatan dihadiri 170 peserta berasal dari pendidikan tinggi yang ada di Kal-Bar, diantaranya IAIS Sambas, Poltesa, Untan, IKIPGRI Pontianak, IAIN Pontianak, Polnep, STKIP Singkawang beserta beberapa yang datang dari Kalimantan Tengah. Kegiatan di sponsori oleh Pemda Sambas, Sumber Djantin Sambas, CSM TV, Tribun Pontianak dan Oppo Smartphone.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help