TribunPontianak/

Laka Tunggal di Ayani, Penumpang Sepeda Motor CBR Tewas Ditempat

Sepeda motormelaju dari arah Pontianak- Bandara Supadio dengan kecepatan relatif tinggi....

Laka Tunggal di Ayani, Penumpang Sepeda Motor CBR Tewas Ditempat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Sejumlah warga berada di lokasi laka tunggal di Jalan Ayani 2, Jumat (19/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Satu unit sepada motor CBR KB 6390 AK mengalami laka tunggal di Jalan Ayani 2, sekitar pukul 16.00 wib, Jumat (19/5). Kecelakaan itu membuat satu penumpangnya meninggal dunia.

Sepeda motormelaju dari arah Pontianak- Bandara Supadio dengan kecepatan relatif tinggi.

Sampai di lokasi kejadian, pengendara tak bisa mengontrol arah sepeda motornya, dengan posisi jalan menikung ke kiri cukup tajam sehingga motor melebar ke kanan jalan hingga menabrak pagar pembatas. Dua pengendaranya terpental.

Posisi laka, tepat ditukangan seberang pertigaan arah ke cargo bandara supadio. Masyarakat kebetulan melintas, langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSAU dr Muhammad Soetomo.

Dikabarkan, satu meninggal dunia dan satu lagi mengalami luka parah. Berdasarkan keterangan dilapangan, korban laka merupakan anggota TNI Angkatan Darat (AD) Koramil Sei Raya bernama Sukirman. Namun hingga berita diterbitkan belum terkonfirmasi.

Baca: Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Jembatan Kapuas II

Kapolsek Sungai Raya, AKP Haryanto mengatakan sejumlah kasus kecelakaan di wilayah sungai raya, terdiri beberapa faktor. Utamanya dari human eror serta adanya kepadatan lalu lintas yang ada.

"Memang untuk hari ini, ada laka tewas di tol 2 itu. Korban dari pengendara motor. Kondisi arus lalu lintas di tol memang selalu padat terutama menjelang sore hari. Sehingga perlu kewaspadaan bagi pengendara," katanya.

Sementara untuk laka tungga di Jalan Ayani 2 belum mendapatkan informasi. Sehingga masih akan menghubungi poa terkait kejadian.

"Saya coba cari tahu dulu kalau laka yang di Ayani 2. Apalagi ini laka tunggal," katanya.

Namun, terhadap sejumlah laka yang terjadi. Kapolsek mengimbau kepada seluruh pemgendara agar bisa waspada. Terutama untuk di jalan ayani, kondiai jalan cukup bagus lurus akan tetapi ada posisi menikung yang kerap diremehkan pengendara.

"Seperti lokasi yang katanya laka tungga itu kn tikungam cukup tajam. Jad harus memang hati-hahti dalam berkendaraan. Minimal taati aturan lalu lintas. Untuk di kawasan jalan ayani, kecepatan kendaraan maksimal 50 Kilometer perjam," ungkapnya.

Tidak hanya itu saja, seluruh pengendara juga diminta agar selalu sabar. Bisa mengontrol emosi. Terutama pada saat lalu lintas padat.

"Jangan memaksakan kehendak. Kadang bagian depan sudah masuk tapi masih adabyang memaksakan untuk masuk yang lainnya. Ini kan berbahaya sekali dan mengancam nyawa," pungkasnya.

Penulis: Madrosid
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help