TribunPontianak/

Kembali Telan Kekalahan, Ini Alasan Pelatih Persipon

Pemain kita kalah kelas ya, ditambah persiapan kita jauh lebih pendek dibandingkan Persis.

Kembali Telan Kekalahan, Ini Alasan Pelatih Persipon
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Konferensi pers usai pertandingan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pelatih Persipon Pontianak, Inyong Lolombulan beralasan bahwa pemainnya kalah secara kelas, sehingga kembali menelan kekalahan telak 3-0 saat menjamu Persis Solo di Stadion Sultan Syarif, Jumat (19/5/2017) sore.

"Pemain kita kalah kelas ya, ditambah persiapan kita jauh lebih pendek dibandingkan Persis. Apalagi masalah fisik pemain, pertengahan babak kedua itu, saya juga selama ini tidak bisa beri latihan fisik dengan porsi maksimal, karena persiapan kita pendek," jelasnya.

Menurutnya semua pelatih juga tidak ingin timnya menelan kekalahan telak seperti itu. Apalagi kalah di depan para supporter. Namun ia siap dengan apapun keputusan manajemen.

"Kekalahan ini tidak ada yang menginginkan, saya juga sakit hati kalah dengan telak seperti ini. Saya siap dengan apapun keputusan dari pihak manajemen, karena menurut saya kalah tidak ada penambahan pemain kita akan tetap kesusahan," katanya.

Baca: Jamu Persis Solo, Persipon Kalah Telak dengan Skor 3-0

Ia juga mengakui bahwa terjadinya tiga gol tersebut merupakan kecolongan dari pertahanan. Terlebih Persis Solo menambah amunisi di lini depan, dengan duet strikernya.

"Ini murni kecolongan dari pemain kita, baik pengaruh dari fisik maupun konsentrasi. Babak pertama kan kita mampu mengimbangi, bahkan banyak peluang. Namun kembali lagi, pemain kita memang kalah kelas," jelasnya.

Oleh karena itu, ia menginginkan evaluasi dilakukan dari berbagai sektor. Ia juga siap untuk dievaluasi jika memang dirasa letak kekurangan yang menyebabkan Persipon kalah berasal dari pelatih.

"Perjalanan masih panjang, evaluasi pemain maupun pelatih mari kita lakukan bersama. Namun saya berpendapat, kalau materi pemain kita tetap seperti ini, tentu tetap kalah kelas dibanding tim seperti Persis Solo dan PSIS," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help