TribunPontianak/

Pameran Ekonomi Kreatif 2017

Ini Produk Unggulan Bank Sampah Rosella di Pameran Ekraf 2017

Ada kotak pensil, tas dan wadah berbagai snack dan celengan dari plastik kresek, tas dari karung.

Ini Produk Unggulan Bank Sampah Rosella di Pameran Ekraf 2017
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Beberapa produk dari Bank Sampah Rosella 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pameran Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2017 yang memamerkan ragam produk sayang untuk dilewatkan. Pasalnya selain produk cunduct metalworks Indonesia, sub sektor kriya juga juga menampilkan produk menarik lainnya seperti produk karoeng gonie koe yang dihasilkan dari limbah dan beragam produk dari limbah sampah dari Bank Sampah Rosella.

Kader Bank Sampah Rosella, Suryati mengatakan pada pameran Ekraf 2017 menampilkan produk aneka kerajinan dari limbah koran. Selain itu terpajang pula celengan yang terbuat dari sisa kain, taplak meja dari sisa kain gorden hingga keset kaki dari sisa kain baju kaos. Bank Sampah Rosella juga membuat berbagai macam baju suku dari plastik kresek.

"Produk yang paling diminati ya dari plastik kresek ini, saat ini stoknya habis. Ada kotak pensil, tas dan wadah berbagai snack dan celengan dari plastik kresek, tas dari karung. Produk yang paling diminati adalah produk yang harganya terjangkau dan simpel seperti celengan dari limbah plastik sejenis minuman kesehatan sudah pasti terjual setiap hari," ujar Suryati pada Jumat (19/5/2017).

Baca: Tembus Pasar Internasional, Harga Produk Conduct Metalworks Tertinggi Capai 500 Dolar AS

Untuk harga produk yang dihasilkan dari limbah koran seperti tempat minum harganya bervariasi dari Rp 65 ribu. Sedangkan untuk tempat serbaguna dengan ukuran sedang besar harganya berkisar hingga Rp 75 ribu, terpajang juga tempat kue lapis dengan harga yang ditawarkan Rp150 ribu, tempat tisu double harganya Rp30 ribu, tempat sirih pinang Rp10 ribu, hingga celengan yang terbuat dari sisa kain dengan harga Rp10 ribu.

Bank Sampah juga menawarkan taplak meja dari sisa kain gorden tak terpakai. Harganya berkisar Rp40 ribu dan untuk keset kaki dari sisa kain baju kaos harganya berkisar Rp30 ribu. Meski tidak dijual Bank Sampah diakui Surilyati juga membuat baju berbagai macam suku dari plastik kresek.

"Ada juga kotak pensil, tas dan wadah permen dengan kisaran harga Rp10 ribu dan celengan dari plastik kresek harganya Rp10 ribu, ada juga tas dari karung harganya kami jual Rp35 ribu.

Selain kader kita juga melakukan pembinaan ke beberapa perkumpulan yang mayoritas ibu-ibu rumah tangga. Untuk mengajarkan kerajinan yang bernilai ekonomis karena secara tidak langsung menambah pendapatan ekonomi," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help