TribunPontianak/

Cornelis Sampaikan Salam Perpisahan Diakhir Masa Jabatan

Untuk BBGRM selanjutnya yang akan dilaksanakan di Melawi kita tidak akan bertemu lagi, bukan saya lagi gubernurnya mungkin Penjabat (Pj) Gubernur

Cornelis Sampaikan Salam Perpisahan Diakhir Masa Jabatan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MUHAMMAD FAUZI
Gubenur Kalbar, Cornelis memberikan sambutan pada acara puncak Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-45, kamis, (18/5) di pantai Pulau Datok. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Gubernur Kalbar, Cornelis menyampaikan salam perpisahan dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat, jika selama kepemimpinannya masih banyak kekurangan dan kesalahan yang ia lakukan. Hal tersebut disampaikan Gubenur Kalimantan Barat saat membuka acara puncak Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-45, kamis, (18/5) di pantai Pulau Datok.

“Saya mau pamit, masa jabatan saya berakhir tanggal 14 januari nanti. Untuk BBGRM selanjutnya yang akan dilaksanakan di Melawi kita tidak akan bertemu lagi, bukan saya lagi gubernurnya mungkin Penjabat (Pj) Gubernur, "tutur Cornelis.

Terkait berbagai isu yang saat ini menimpa dirinya, Gubenur yang sudah menjabat 2 periode ini dengan gaya khasnya menegaskan bahwa dirinya tidak perlu disuruh turun dari jabatan gubenur karena sesuai amanat undang-undang sudah mengatur masa jabatan kepala daerah yang tidak boleh melebihi 2 periode.

“Endak usah disuruh turunpun, saya pasti turun bah, "tegas Cornelis yang disambut tawa para peserta kegiatan.

Selain menyampaikan pamit pada acara tersebut, Cornelis juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kalbar, jika selama kepemimpinannya belum sesuai dengan harapan masyarakat Kalbar.

“Selama saya menjalankan tugas selama ini saya mohon maaf, karena saya belum mampu melaksanakan tugas dengan sebaik – baiknya. saya dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf, karena saya juga manusia, sama juga seperti bapak ibu dan saudara saudara punya kelemahan punya kekurangan,kalau yang sempurna itu hanya Tuhan” tambahnya.

Ia pun mengharapkan Pemelihan Gubenur mendatang dapat terpilih Gubenur yang lebih baik dari dirinya, yang mampu memimpin Kalbar lebih baik demi kesejahteraan masyarakat Kalbar.

“Jadi selama hampir sepuluh tahun ini tentu banyak kekurangan, nanti mudah- mudahan dapat gubernur yang lebih cerdas, pintar dan lebih punya jaringan tingkat nasional dan internasional sehingga pembangunan bisa lebih cepat,”  harapnya.

Diakhir masa jabatannya di awal tahun 2018 mendatang, diakuinya dirinya pun tidak menyangka terus mendapatkan cobaan. Diakuinya lagi, tahun politik yang semakin dekat diakuinya memang akan membawa admosfir yang berbeda sehingga masyarakat harus cerdas dalam menilai berbagai isu yang ada di dunia digital, sehingga Kalbar yang saat ini damai dapat terus di pertahankan.

“Sekarang sudah masuk tahun politik yang mulai memanas. Saya kan sudah tidak calon lagi, kan mana bisa calon sampai tiga kali, tapi masih terus dihajar, memang nasiblah,” jelasnya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help