TribunPontianak/

Laka Maut di Sekadau

BREAKING NEWS: Isak Tangis Keluarga Kusnen Pecah di RSUD

“Ketika mau balik ke SPBU, kami dapat kabar dia (korban) tabrakan. Almarhum menggunakan sepeda motornya sendiri,

BREAKING NEWS: Isak Tangis Keluarga Kusnen Pecah di RSUD
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIVALDI ADE MUSLIADI
Kusnen (31) tewas usai mengalami kecelakaan maut di Jl. Merdeka Timur KM 6 Jumat (19/5). Korban diketahui hendak kembali bekerja usai melaksanakan ibadah salat Jumat. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU – Seorang karawan SPBU, Kusnen (31) meregang nyawa usai terllibat kecelakaan maut, Jumat (19/5/2017). Peristiwa naas tersebut terjadi di Jl. Merdeka Timur KM 6 Desa Mungguk Kecamatan Sekadau Hilir.

Kusnen merupakan satu diantara karyawan SPBU di Jl. Merdeka Timur. Peristiwa tersebut dialami  saat dirinya hendak kembali bekerja usai melaksanakan ibadah salat Jumat. Korban tewas di tempat, setelah Yamaha Vixion dengan nomor polisi KB 4611 VO, mengalami kecelakaan dengan sebuah mobil operasional milik PLN.

Asang, pengawas SPBU tempat korban bekerja menuturkan, pihaknya menerima informasi mengenai kecelakaan tersebut langsung mendatangi RSUD Sekadau. Ia mengatakan, Kusnen usai sholat jumat hendak kembali lagi kerja ke SPBU.

“Ketika mau balik ke SPBU, kami dapat kabar dia (korban) tabrakan. Almarhum menggunakan sepeda motornya sendiri,” ujarnya.

Baca: 17 Peserta Ramaikan Lomba Karaoke di PCC Pontianak

Asang mengatakan, korban sudah lama bekerja di SPBU dan kesehariannya dikenal sebagai pribadi yang baik. Ia pun tak menyangka kecelakaan tersebut membuat Kusnen pergi untuk selama-lamanya.

“Memang almarhum pulang salat Jumat. Habis itu balik lagi ke SPBU, kemudian kami dapat kabar almarhum tabrakan dengan mobil,” ucapnya.

Suasana duka tampak di IGD RSUD Kabupaten Sekadau. Keuarga tidak dapat menahan isak tangis, usai mengetahui korban sudah tiada. Suryanto, Ayah korban berusaha tegar menerima kenyataan bahwa anak laki-lakinya meninggal dunia.

Tampak mata ayah korban pun berkaca-kaca.“Tidak menyangka kalau anak saya mengalami kejadian seperti ini,” ungkapnya terbata-bata.

Ia mengatakan, sang anak memang hendak kembali bekerja dengan mengendarai sepeda motornya. Suryanto mengatakan, korban meninggalkan anak semata wayangnya yang masih kecil. “Saya juga terkejut mendapat kabar anak saya mengalami kecelakaan,” katanya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help