TribunPontianak/

Film Kite Bersaudare Karya Anak Muda Kalbar ini Direkomendasikan Ikut Ajang Internasional

Creative Director, Abdurrohman Assidiq dari sub sektor film Rumah Aktif Pontianak sepertinya patut berbangga.

Film Kite Bersaudare Karya Anak Muda Kalbar ini Direkomendasikan Ikut Ajang Internasional
TRIBUNFILE/IST

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Creative Director, Abdurrohman Assidiq dari sub sektor film Rumah Aktif Pontianak sepertinya patut berbangga.

Pasalnya film Kite Saudare dari Kalbar untuk Indonesia yang diputarkan usai seremonial pembukaan Pameran Ekonomi Kreatif 2017 mendapat pujian dari Hassan Abud sebagai Direktur Hubungan Antarlembaga Dalam Negeri dari Badan Ekonomi Kreatif dan direkomendasikan untuk ikut serta dalam ajang internasional.

Sebagai pembuat film, Didik mengaku awalnya terinspirasi dari teman-teman yang membuat poster dan foto yang bertema kan #kitesaudare yang termasuk viral di Pontianak dan Kalbar pada umumnya.

Untuk video sendiri, ia mengambil dari LENSART Pictures yang ia bangun, dan dikolaborasi dengan video dari OWLFILM, HALDREAM Studio, Digital Artist, Borneo SkyCam, Indiscast, Lentera Production House dan Azis_otonk (personal) dengan lokasi yang berbeda-beda tentunya.

"Karena memang kondisi saat ini sedang sensitif sekali.Nah dari situ saya tertarik karena saya meman bergelut didunia videografi, saya ingin buat dalam bentuk audio visual. Tentunya karena keterbatasan stok video yang saya punya, inisiatif saja untuk menghubungi beberapa kawan PH/videografer di pontianak untuk izin minta stok video tentang Kalbar," ujar Didik pada Kamis (18/5/2017).

Baca: Berikan Layanan Terbaik, XL Sediakan Fasilitas Cukup Mewah Pada Konsumen di Kalbar

Untuk lokasinya selain di Kota Pontianak kata Didik, yaitu di Bengkayang, Singkawang, Sanggau, Kayong, Sintang, Mempawah, dan Tayan.

"Videonya hanya dipoles sedikit dengan beberapa atmosfer suara, musik & colouring. Untuk editingnya kurang lebih 2-3 jam. Memang karena sudah di ambil lama jadi tidak terlalu lama hanya menggabungkan dan memolesnya," Cerita Didik.

Tujuannya sendiri kata Didik dengan membuat audio visual seperti ini saudare-saudare kite di Kalbar khususnya tidak mudah terprovokasi dengan isu dari luar maupun dalam.

Harapannya kata Didik memang dengan melihat video ia menginginkan semua bisa tersentuh dan sadar bahwa Indonesia atau Kalbar khususnya ini indah dengan kedamaian.

"Ya walaupun saya bukan orang Kalimantan (asli solo) tapi saya cinta borneo. Jika mendapat pujian dan diikutkan ke ajang internasional wow keren. Tentunya senang sekali lah kalau misalnya kita bisa di ikutkan untuk event internasional. Karana harapan sih mungkin belum sampai kesana ya, tapi kalau memang ada kesempatannya sih hajar," ujar Didik.

Penulis: Maskartini
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help