TribunPontianak/

Rotasi Smart Real Madrid, Cristiano Ronaldo Jadi Korban

Cristiano Ronaldo turut menjadi "korban" dari kebijakan rotasi yang diterapkan Zidane.

Rotasi Smart Real Madrid, Cristiano Ronaldo Jadi Korban
TORU YAMANAKA/AFP
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, diangkat oleh para pemainnya seusai laga final Piala Dunia Antarklub 2016 di Yokohama, Jepang, Minggu (18/12/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menerapkan rotasi cukup kencang pada musim 2016-2017.

Bahkan, publik sampai menyebut ada tim A dan B di skuat berjulukan Los Blancos.

Anggapan itu benar adanya melihat distribusi jatah tampil untuk setiap pemain Real Madrid di Divisi Primera La Liga - kasta teratas Liga Spanyol.

Hingga pekan ke-37, ada 20 pemain yang mendapatkan penampilan minimal 1.000 menit. Namun, tak satu pun dari mereka tampil lebih dari 2.500 menit.

Hal seperti itu tidak pernah terjadi di Real Madrid sebelumnya, bahkan tergolong langka untuk tim La Liga lainnya.

Tercatat hanya Barcelona ketika masih diasuh Louis van Gaal pada 1999-2000, Atletico Madrid 2002-2003, dan Real Betis 2013-2014 membukukan catatan serupa.

Baca: Real Madrid Tantang Juventus di Final, Menang Agregat Atas Atletico Madrid

Di atas Real Madrid dan tiga tim tersebut, cuma ada Tenerife 1997-1998 dan Nastic 2006-2007.

Kedua klub yang disebut terakhir, memberikan jatah 1.000 menit atau lebih untuk 21 pemain.

Catatan Tenerife dan Nastic masih bisa disamai Real Madrid mengingat masih ada dua pertandingan liga, termasuk satu laga tabungan kontra Celta Vigo di Stadion Balaidos, Rabu (17/5/2017).

Halaman
12
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help