TribunPontianak/

Citizen Reporter

10 Desa di Kapuas Hulu Ekspos RPJM

Ekspos yang dilakukan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah desa dan BPD dalam hal pengawasan pelaksanaan pembangunan.

10 Desa di Kapuas Hulu Ekspos RPJM
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pembukaan oleh Sekretaris Daerah Kapuas Hulu dalam kegiatan Berbagi Pengalaman Penyusunan RPJMDes Berbasis Partisipasi, Kearifan dan Potensi Lokal Desa. 

Citizen Tribun
Lia Syafitri
Communication and Outreach Coordinator WWF-Indonesia

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU – Sebanyak 10 desa di Kapuas Hulu menggelar ekspos rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) di Putussibau, 17-20 Mei 2017.

Kegiatan yang difasilitasi WWF-Indonesia bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ini menjadi salah satu bentuk komitmen membangun negara melalui desa membangun.

Selain berbagi informasi dan pengalaman dalam menyusun rencana pembangunan desa, ekspos yang dilakukan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah desa dan BPD dalam hal pengawasan pelaksanaan pembangunan dan keuangan desa.

Peserta pelatihan terdiri dari komponen pemerintah desa, BPD, kelompok produsen, kelompok perempuan, dan tokoh adat dari lima desa dampingan WWF di Kecamatan Batang Lupar dan Embaloh Hulu dan lima desa lainnya yang bukan dampingan WWF.

Baca: 17 Kali Konflik Sosial Jadi Trauma Untuk Kalbar

Desa-desa tersebut adalah Desa Sungai Ajung, Melemba, Labian, Labian Ira’ang, Pulau Manak, Tanjung, Manua Sadap, Pala Pulau, Tanjung Karang, dan Sibau Hulu.

Sekretaris Daerah Kapuas Hulu Ir. H. Muhammad Sukri dalam sambutan tertulisnya berharap kegiatan ini dapat menginspirasi para kepala desa dalam proses pembangunan.

“Salah satu program yang sedang dibahas di DPRD Kapuas Hulu adalah pengembangan pembangunan desa hijau. Saya kira salah satu program konkretnya adalah pengembangan pembangunan yang dikelola berbasis pengetahuan dan kearifan tradisi masyarakat,” katanya di Putussibau, Rabu (17/5/2017).

Sementara Kepala Bidang Kelembagaan Sosial Ekonomi Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa M. Nasharuddin menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pembelajaran penting mengenai aspek manajemen perencanaan. “Ini menjadi salah satu simpul bagi kemajuan sebuah desa,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help