TribunPontianak/

Cornelis: Jangan Tersisih Kontraktor Luar

Kontraktor enterpreneur harus memiliki mental yang kuat. Penampilannya pun harus meyakinkan sehingga pemilik modal percaya.

Cornelis: Jangan Tersisih Kontraktor Luar
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Gubernur Kalbar, Cornelis menyampaikan sambutan saat Pembukaan Rakerda II Askonas Kalbar 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis mengimbau kontraktor di Kalbar bergabung dalam Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Kalbar.

Ia menilai pentingnya sebuah wadah agar kepentingan bisa terorganisir dengan baik.

Sebagai kontraktor daerah, Cornelis mengatakan harus bisa bersaing dengan kontraktor nasional.

"Jangan mau tersisih dengan kontraktor luar, kenapa mereka bisa mengerjakan proyek perumahan karyawan Sinar Mas. Apakah kalian mengerjakan proyek disana tidak. Kita tidak bodoh, kita mampu. Jadi masalah kita dinegosiasi, kita cenderung menunggu, menunggu dan menunggu," ujar Cornelis saat membuka Rakerda II Askonas Kalbar pada Selasa (16/5/2017).

Baca: Dua Sejoli Ini Bertengkar Lalu Bercanda Gantung Diri, Ceweknya Malah Meninggal Beneran

Tak kalah penting kata Cornelis seorang kontraktor harus mempunyai kepercayaan diri yang tinggi.

"Kontraktor enterpreneur harus memiliki mental yang kuat. Penampilannya pun harus meyakinkan sehingga pemilik modal percaya. Tak cukup itu harus menguasai IT, karena saat ini tender tidak lagi terpaku dengan kertas," ujar Cornelis.

Ia pun mencontohkan bagaimana pemilik perusahaan berkelas hanya memonitor perusahaan melalui IT.

Sudah saatnya menurut Cornelis, kontraktor mengembangkan diri layaknya pemilik perusaan besar yang mengontrol kerja staffnya melalui IT.

Pemilik modal kata Cornelis juga tidak bisa serta merta mempercayai direktur perusahaan.

"Jadi sebagai pemilik modal, pemegang saham terbesar, pengambil keputusan mempercayai sepenuhnya. Jadi harus mempunyai kapasitas agar tidak di tipu sehingga perusahaan yang dibangun ini benar-benar sehat, taat pajak dan segala macam. Jadi harus punya etos kerja, agar proyek besar bisa dikerjakan kontraktor daerah. Masak yang mengerjakan dari luar, kan bisa kontraktor dalam ada yang menyediakan pasir, batu, jalan sendiri-sendiri ya mati," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help