TribunPontianak/
Home »

News

» Jakarta

Angelina Sondakh Bertemu Brotoseno di Pengadilan, Firman: Keduanya Sudah Nikah Siri

Angelina dan Brotoseno sempat bertemu di ruang tunggu lantai dua Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Angelina Sondakh Bertemu Brotoseno di Pengadilan, Firman: Keduanya Sudah Nikah Siri
(kolase/Tribun Style)
AKBP Brotoseno dan Angelina Sondakh. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA-  Angelina Sondakh bertemu  dengan Ajun Komisaris Besar Polisi Brotoseno di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Angelina Sondakh dihadirkan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi saksi terdakwa Andi Zulkarnain atau Choel Mallarangeng. Sementara Brotoseno hari ini menjalani sidang tuntutan.

Angelina dan Brotoseno sempat bertemu di ruang tunggu lantai dua Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Keduanya bahkan sempat cipika-cipiki sesaat sebelum jaksa memanggil Angelina masuk ke ruang sidang.

Angelina dan Brotoseno saat Brotoseno jadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Angelina dan Brotoseno kemudian berpacaran sejak Brotoseno berpangkat Komisaris.

Berdasarkan keterangan dari kuasa hukum Brotoseno, Firman Chandra mengatakan keduanya telah menikah siri.

"Angie dan Brotoseno itu sudah menikah siri," kata Firman Chandra, di kawasan Ampera, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Angelina adalah terpidana korupsi proyek wisma atlet di Palembang. Angie divonis 12 tahun penjara dan hukuman denda Rp500 juta dari vonis sebelumnya 4 tahun 6 bulan di tingkat kasasi.

Majelis kasasi juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti setara dengan Rp40 miliar. Sementara Brotoseno adalah terdakwa suap menerima uang dengan total Rp 1,9 miliar secara bertahap.

Brotoseno didakwa bersama-sama penyidik Dittipikor Bareskrim Polri Dedy Setiawan Yunus, dan dua pihak swasta yaitu Harris Arthur Hedar dan Lexi Mailowa Budiman.

Brotoseno menerima uang dari Harris selaku advokat Jawa Pos Group untuk mengurus penundaan panggilan pemeriksaan terhadap Dahlan Iskan.

Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help