TribunPontianak/

Liga Champions

Real Madrid Tantang Juventus di Final, Menang Agregat Atas Atletico Madrid

Dengan 36 persen penguasaan bola, tima arahan Diego Simeone itu mampu menciptakan 16 peluang

Real Madrid Tantang Juventus di Final, Menang Agregat Atas Atletico Madrid
(AFP/CESAR MANSO)
Gelandang Real Madrid, Isco, mencoba melewati hadangan dua pemain Atletico Madrid, Gabi dan Saul Niguez (terjatuh), pada pertandingan semifinal Liga Champions di Stadion Vicente Calderon, Rabu (10/5/2017). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MADRID,  - Real Madrid memastikan diri menjadi penantang Juventus pada pertandingan final Liga Champions setelah berhasil menyisihkan Atletico Madrid di semifinal.

Pada pertandingan semifinal kedua di Stadion Vicente Calderon, Rabu (10/5/2017) atau Kamis dini hari WIB, Real Madrid kalah 1-2. Gol Saul Niguez (12') dan penalti Antoine Griezmann (16'), hanya bisa dibalas Real Madrid melalui Isco (42').

Meski kalah, Real Madrid tetap melangkah ke final karena secara agregat unggul

Baca: Ayu Ting Ting Mendadak Hapus Foto Ini di Instagramnya, Alasannya Sangat Memalukan

Bermain di hadapan publik lawan, Real Madrid tetap mampu tampil lebih mendominasi. Los Merengues mampu menguasai 64 persen penguasaan bola dan menciptakan 18 peluang yang enam di antaranya tepat sasaran.

Meski demikian, Atletico yang lebih banyak tertekan justru mampu tampil efektif. Dengan 36 persen penguasaan bola, tima arahan Diego Simeone itu mampu menciptakan 16 peluang dengan tujuh shots on target.

Efektivitas dalam memanfaatkan penguasaan bola dan peluang itu juga yang sempat membuat Atletico memperbesar peluang mereka lolos ke final. Los Colchoneros sukses mencetak dua gol cepat demi mengikis ketertinggalan secara agregat.

Atletico membobol gawang Real Madrid pada menit ke-12 melalui tandukan Saul. Gelandang berusia 22 tahun itu sukses mencetak gol ketujuhnya selama berlaga di Liga Champions dengan menanfaatkan umpan sepak pojok Jorge Koke.

Pada menit ke-16, Atletico memperbesar keunggulan melalui eksekusi 12 pas Griezmann. Penalti tersebut didapat setelah Fernando Torres dijatuhkan Raphael Varane di area terlarang.

Dua gol cepat tersebut sempat membubungkan harapan publik Vicente Calderon bahwa Atletico bisa membalikkan keadaan setelah pada leg 1 kalah 0-3. Akan tetapi, gol tambahan justru tidak kunjung muncul.

Halaman
12
Editor: Galih Nofrio Nanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help