Atlet Jalan Cepat Kalbar Raih Medali Emas di Singapore Open

Alhamdulillah, ini juga izin dari Allah SWT, kerja keras saya latihan di Pelatnas sejak Februari 2017 lalu membuahkan prestasi.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto Atlet Jalan Cepat Kalbar Raih Medali Emas di Singapore Open
ISTIMEWA
Atlet Jalan Cepat Kalbar, Indra Abdul Kadir berhasil meraih medali emas pada kategori Jalan Cepat 20.000 meter pada Singapore Open, 27-29 April 2017.  

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 13 atlet cabang olahraga (cabor) atletik nasional Indonesia berlaga di kejuaraan Internasional Singapore Open Track dan Field Championship 2017 yang diselenggarakan di National Stadium Singapore pada 27-28 April 2017.

Hasil dari keikutsertaan Indonesia pada kejuaraan tersebut ialah 2 medali emas dan 1 medali perak. Medali emas pertama disumbangkan oleh atlet dari jalan cepat dari Kalimantan Barat Indra Abdul Kadir yang bertanding di nomor jalan cepat 20.000 meter putra.

Kemudian diikuti oleh Adrian yang mendapat medali perak dari nomor 400 meter gawang, dan terakhir dari Abdul Hafiz yang kembali menyumbangkan medali emas pada nomor lempar lembing putra dengan lemparan 67,07 meter.

Atlet jalan cepat Kalbar, Indra Abdul Kadir mengaku sangat bersyukur atas apa yang diraihnya. Sebab semua tidak terlepas dari izin Allah Swt yang mempercayakan dan memberikan kekuatan kepadanya.

"Alhamdulillah, ini juga izin dari Allah SWT, kerja keras saya latihan di Pelatnas sejak Februari 2017 lalu membuahkan prestasi. Saya ucapkan terima kasih juga kepada istri, keluarga, Kabid Olahraga Disporapar, dan pelatih saya di daerah Bang Adi Pani," ungkapnya, Jumat (28/4/2017) siang.

Namun ia mengaku sebelumnya tidak menyangka bisa meraih medali emas. Sebab saat latihan sempat terhambat dengan dijadikannya lokasi latihan sebagai tempat penyelenggaraan Kejurnas Junior dan Remaja.

"Latihan gak bisa maksimal, karena ada kejurnas jelang keberangkatan, dan sempat sakit lima hari. Jadi lomba ini benar-benar mental yang saya andalkan. Modal nekad aja, lomba di pinggiran pantai, cuaca cukup panas," ujarnya.

Kemudian ia juga berharap hasil tersebut menjadi langkah positif baginya sebelum berlaga di Sea Games dan Asean Games. Untuk itu, dikatakannya bahwa tetap akan ada evaluasi yang dilakukan oleh pelatihnya untuk mengetahui apa saja yang masih menjadi kekurangan. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved