TribunPontianak/

Siswa SMAN 1 Toho Tunjukkan Semangat Kartini di Daerah

Kemudian diharapkan melalui karnaval di jalan ini dapat menggugah rasa dan semangat kaum ibu-ibu lainnya didaerah ini.

Siswa SMAN 1 Toho Tunjukkan Semangat Kartini di Daerah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / DHITA MUTIASARI
ratusan pelajar di SMAN 1 Toho saat foto bersama di Mapolsek Toho,Kabupaten Mempawah, Jumat (21/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Hari RA Kartini yang dimeriahkan setiap tanggal 21 April tak hanya dimeriahkan di kota-kota saja, namun di daerah juga memiliki caranya tersendiri untuk memperingati hari Kartini ini, diantaranya yang dilakukan oleh ratusan pelajar di SMAN 1 Toho Kabupaten Mempawah, Jumat (21/4/2017).

Bekerjasama dengan Polsek Toho, ratusan siswa SMAN 1 Toho ini memeriahkan hari kartini dengan melaksanakan pawai menggunakan busana nusantara. Tak hanya siswi saja, melainkan siswa hingga guru-guru dan kepala sekolah juga ikut berpartisipasi dalam kemeriahan hari Kartini ini.

Menggunakan busana adat nusantara, mewakili berbagai daerah dan suku bangsa di Indonesia, para siswa dan siswi menunjukkan sisi keberagaman yang ada di Indonesia dalam bingkai persatuan dan kesatuan. "Jumlah siswa yang berpartisipasi hampir 280an,"ujar Kepala SMAN 1 Toho, Agus Subagio kepada Tribun, Jumat (21/4/2017).

Ia mengatakan siswa yang memeriahkan pawai ini rata-rata terdiri dari kelas X dan XI ini mengitari jalanan di Toho. "Kita kebetulan kerjasama dengan Polsek Toho,"ujarnya.

Ia mengatakan kendati diperingati sederhana, namun tujuan dari dilaksanakannya peringatan hari RA Kartini dengan pawai di jalan ini diantaranya mengingatkan kembali makna perjuangan RA Kartini dalam menggerakkan emansipasi wanita.

Kemudian diharapkan melalui karnaval di jalan ini dapat menggugah rasa dan semangat kaum ibu-ibu lainnya didaerah ini.

Ditambahkan oleh Kapolsek Toho, Iptu Gatot Poewarno bahwa dengan peringatan hari RA Kartini di Toho ini menunjukkan bahwa tak hanya di kota-kota saja, namun di daerah juga tak kalah semangat kartini-kartini lainnya yang siap membangun negeri.

"Kita memperingati hari Kartini ini dalam rangka mengenang jasa ibu RA Kartini atas perjuangannya dalam menggerakkan emansipasi wanita,"ujarnya.

Hal ini lantaran tanpa perjuangan kaum wanita, maka negeri ini tidak akan ada apa-apanya. Kendati dilaksanakan secara sederhana, namun ia mengatakan dalam peringatan ini untuk memaknai perjuangan RA Kartini sebagai pejuang emansipasi wanita dinegeri ini. Maka ia berharap nantinya akan lahir-lahir kartini lainnya dinegeri ini khususnya kecamatan Toho Kabupaten Mempawah yang dapat berkontribusi positif dalam pembangunan.

Tak hanya itu, melalui kostum nusantara yang digunakan oleh siswa-siswi ini dikatakannya menunjukkan semangat keberagaman yang diharapkan juga nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bahwa keberagaman adalah modal bersatunya negara kesatuan republik Indonesia (NKRI). "Karena keberagaman bukan memisahkan namun sebaliknya menyatukan NKRI,"jelasnya.

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help