Bocah Tenggelam di Sintang

Anisa Ditemukan Sudah Meninggal 500 Meter dari Lokasi Jatuh

Setelah ketemu, dievakuasi ke rumah duka. Kemudian membuat surat permohonan Visum Et Repertum ke Puskesmas Sepauk,

Anisa Ditemukan Sudah Meninggal 500 Meter dari Lokasi Jatuh
ISTIMEWA
Proses evakuasi tim gabungan pasca penemuan jasad Anisa alias Sarifah (13) di Sungai Kapuas, Jumat (21/4/2017) sekira pukul 00.30 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Anisa alias Sarifah (13) ditemukan tak bernyawa oleh tim gabungan sekitar lima ratus meter dari lokasi jatuh, Jumat (21/4/2017) sekira pukul 00.30 WIB. Anisa ditemukan pada koordinat 0* 04' 51,9 " N - 111 * 10' 30.5" E.

Bocah wanita ini dikabarkan tenggelam di Sungai Kapuas, Kampung Kapar, Desa Sungai Lais,Rt.04/Rw.02, Desa Nanga Sepauk, Kecamatan Sepauk, Rabu (19/4/2017) sekitar pukul 07.30 WIB. Korban tenggelam saat akan mandi di lanting.

Sebelumnya, tim gabungan terdiri dari Tim Basarnas Sintang, Koramil Sepauk, Polsek Sepauk dan terus lakukan pencarian secara intensif. Bahkan tim rescue Kantor SAR Pontianak turut diterjunkan membantu pencarian.

Kapolsek Sepauk Iptu Oscar Hardiyan menerangkan pasca ditemukan 500 meter dari posisi jatuh, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

“Setelah ketemu, dievakuasi ke rumah duka. Kemudian membuat surat permohonan Visum Et Repertum ke Puskesmas Sepauk,” ungkapnya saat dikonfirmasi via WA, Jumat (21/4/2017) sore.

Namun, lantaran kondisi transportasi sulit, korban tidak dapat dibawa ke Puskesmas Sepauk. Seperti diketahui, akses paling utama masyarakat setempat adalah transportasi air.

“Korban tidak bisa dibawa ke Puskesmas. Jadi, Visum et Repertum dilakukan di rumah duka. Dokter Puskesmas Sepauk datang ke rumah duka,” katanya.

Usai lakukan visum, pihak keluarga menolak autopsi jasad Anisa. Keluarga menerima dan ikhlas atas musibah yang dialami oleh korban. Keluarga korban membuat berita acara penolakan autopsi.

“Pihak keluarga menolak autopsi jenazah korban. Kami tidak bisa memaksa. Korban dimakamkan Jumat ini. Keberhasilan pencarian ini berkat kerjasama tim gabungan, terimakasih,” ucapnya.

Melihat telah terjadi dua kasus bocah tenggelam di Kabupaten Sintang, Kapolsek imbau masyarakat selalu berhati-hati saat berada di kawasan sungai.

“Orang tua harus waspada dan mengawasi anak-anaknya. Terutama bagi anak kecil, remaja dan yang tidak bisa berenang. Harus diawasi,” pungkasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help