Ingatkan Perjuangan Kartini Pada Siswa, SDN 1 Sanggau Gelar Lomba Mewarnai

Kita siapkan hadiah untuk juara perkelas yang akan kita sampaikan pada upacara bendera Senin nanti

Ingatkan Perjuangan Kartini Pada Siswa, SDN 1 Sanggau Gelar Lomba Mewarnai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HENDRI CHORNELIUS
Murid SDN 01 Sanggau saat mengikuti lomba mewarnai dalam rangka memperingati hari Kartini di halaman SDN 01 Sanggau, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Jumat (21/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Dalam rangka memperingati hari Kartini, puluhan siswa dan siswi SDN 01 Sanggau menggelar lomba mewarnai di halaman SDN 01 Sanggau, Jumat (21/4).

Pelaksana tugas Kepala SDN 01, Kurniasari menjelaskan peserta yang mengikuti lomba mewarnai adalah siswa dan siswi kelas I sampai kelas V. Sementara untuk kelas VI membuat tumpeng dengan penilaian praktek muatan lokal.

“Kita siapkan hadiah untuk juara perkelas yang akan kita sampaikan pada upacara bendera Senin nanti,” katanya.

Dikatakanya, seluruh rangkaian kegiatan ini dalam rangka memperingati hari Kartini dengan tujuannya untuk mengingatkan anak-anak bagaimana perjuangan Kartini.
“Kita berikan pemahaman kepada anak-anak kita untuk lebih mengenal sosok RA. Kartini, ”katanya.

Dengan berpakaian kebaya berwarna-warni untuk yang perempuan dan pakaian adat dari bermacam-macam suku untuk yang pria tampak siswa siswi itu sangat senang untuk mengikuti lomba tersebut.

Ia menambahkan, acara ini rutin dilaksanakan dalam rangka menyambut hari kartini. “Kita memang maunya memperkenalkan kegiatan hari ini dengan pelajaran mereka yaitu Mulok,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Poheng menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan msing-masing sekolah dalam memperingati hari Kartini. Meskipun, pihak Dinas tidak pernah memerintahkan sekolah untuk melaksanakan kegiatan.

“Tapi dalam setiap kegiatan kita selalu mengimbau sekolah-sekolah agar melakukan kegiatan yang sifatnya positif dalam rangka pengembangan dan penumbuhan karakter siswa,” ujarnya.

Dikatakanya, setiap sekolah berbeda-beda dalam memilih moment untuk melaksanakan kegiatan. “Contohnya seperti SD Negeri 01 ini, mereka setiap tahun mengadakan kegiatan menyambut hari Kartini, tapi ada juga yang saat hari raya atau hari-hari lain,” katanya.

Ia mengakui, pihaknya sangat mensuport kegiatan sekolah yang sifatnya positif. Pada momentum hari Kartini, Ia berpesan agar perjuangan Kartini dalam memperjuangkan kedudukan perempuan harus dipahami oleh anak didik. Karena berkat perjuangan Kartini, perempuan zaman sekarang bisa mandiri dan berkarya.

“Kalau zaman dulu antara pria dan wanita berbeda dalam banyak hal. Nah, sekarang ini baik pria maupun wanita sama atau setara. Karena itu hendaknya dimanfaatkan betul oleh anak-anak didik kita dengan belajar dan sekolah sebaik mungkin untuk mewujudkan cita-cita Ibu Kartini,” katanya.

Ia berharap, kepada para guru, untuk terus mendidik dan membina anak didiknya untuk sekolah dan belajar sebaik mungkin agar mampu meraih cita-cita yang diinginkan demi masa depan bangsa yang lebih baik.

“Karena masa depan anak-anak kita, salah satu penentunya selain lingkungan ya guru mereka. Bagaimana mereka di didik, bagaimana mereka menimba ilmu maka keberhasil seorang siswa tidak pernah lepas dari bagaimana cara guru mengajarkan mereka,” pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help