TribunPontianak/

Perilaku Asusila di Pontianak Tinggi, Menyasar Mahasiswa

Berdasarkan data yang ada di Satpol-PP, dalam tiga bulan terakhir yang terjaring rajia bukan pasangan sah atau melakukan asusila berjumlah 103 kasus.

Perilaku Asusila di Pontianak Tinggi, Menyasar Mahasiswa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tinggi angka perbuatan asusila bukan pasangan suami istri yang dilakukan orang-orang di Kota Pontianak munurut Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono karena mobilitas yang tinggi dari Satpol-PP.

Berdasarkan data yang ada di Satpol-PP, dalam tiga bulan terakhir yang terjaring razia bukan pasangan sah atau melakukan asusila berjumlah 103 kasus.

Selain itu data-data ini juga dilihat dari beberapa tahun terakhir tren pasangan asusila di Pontianak terus melejit, Pada tahun 2010 ada 209 kasus, 2011 ada 189 kasus, 2012 ada 187 kasus, 2013 ada193 kasus, 2014 ada 139 kasus, 2015 ada105 kasus dan 2016 ada 440 kasus dan tiga bulan di awal 2017 ini sudah mencapai 103 kasus.

Baca: Tukang Kredit Malah Lakukan Tindak Asusila Pada Anak Saat Penagihan Kredit

"Ini karena Satpol-PP mobilitasnya tinggi, untuk melaksanakan penegakan hukum dan pelanggaran Perda yang ada," ucapnya Jumat (21/4/2017).

Karena mobilitas tinggi maka ditemukan banyak pelanggaran pasangan asusila di Kota Pontianak ketika melalukan rajia di kos-kos dan penginapan.

Meningkatnya angka pasangan asusila yang terjaring oleh Satpol-PP, kata Edi, itu adalah penyakit sosial dan susah diberhentikan seiring bertambahnya penduduk dan kemajuan komunikasi dan teknologi.

Selama ini yang terjaring razia asusila kebanyakan bukan merupakan warga Kota Pontianak, ini juga dampak dari Kota Pontianak yang merupakan pusat mobilisasi orang-orang di Kalbar terutama para mahasiswa.

"Yang terkena razia akibat perbuatan asusila juga bukan orang Pontianak, mungkin saja orang datang ke Pontianak niat mau bekerja, datang ke Pontianak niat mau kuliah dan sebagainya tapi hal itu lalu melenceng," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help