TribunPontianak/

Citizen Reporter

Peringati Isra Mikraj, Ratusan Jamaah Penuhi Masjid Ussisa Alattaqwa

Dijelaskan Rusman Ali, dalam kontrak politik nya sudah menganggarkan guru gaji, Fardhu Kifayah Rp 3 juta per tahun.

Peringati Isra Mikraj, Ratusan Jamaah Penuhi Masjid Ussisa Alattaqwa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISTIMEWA
Bupati Kubu Raya, Rusman Ali bersama remaja masjid Ussisa Alattaqwa Parit Na'im Desa Sungai Malaya Kubu Raya 

Citizen Reporter
Pengurus Remaja Masjid Ussisa Alattaqwa Bidang Media dan Advokasi, Arifuddin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA  - Pengurus dan Remaja Masjid Ussisa Alattaqwa Parit Na'im Desa Sungai Malaya peringati hari besar Islam Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, mengusung tema "Konstruksi Nilai Ibadah Dalam Kehidupan Sosial", Selasa (18/4/2017) malam.

Acara Isra' Miraj di hadiri sekitar 700-an jamaah ini dihadiri Bupati Kubu Raya Rusman Ali, Sekda, Kadis Sosial, Kadis Perumahan Rakyat, Kabid Dispora, anggota DPRD, Camat Sungai Ambawang, serta Ketua NU Kubu Raya.

Dalam sambutannya panitia pelaksana mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah mendukung  baik moril maupun materil untuk mensukseskan acara tersebut.

"Ini momentum bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan bersilaturahim kepada sesama," tutur Ustaz Abdussyakur yang mewakili panitia.

Kepala Desa Sungai Malaya, Ahmad Affandi menambahkan peringatan Isra Mikraj ini penting dilaksanakan bukan hanya sekedar ibadah semata namun ini identitas desa. Karena hampir setiap kampung (dusun) memperingati hari besar Islam, menunjukkan kalau masyarakat Desa Sungai Malaya mayoritas adalah santri.

"Apresiasi atas kehadiran Bapak Bupati Kubu Raya beserta rombongan, Alhamdulillah Bupati sudah 2 kali ke desa ini, semoga membawa kebaikan terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menegaskan sangat luar biasa sambutan dari masyarakat Parit Na'im yang sangat antusias untuk menghadiri acara malam ini.

"Kita akan coba anggarkan seluruh pondok pesantren di Kubu Raya Rp 300 juta per Pesantren agar di kembangkan untuk usaha sapi ternak seluruh pesantren akan mandiri nantinya," ujar Rusman Ali dalam kata sambutannya.

Dijelaskan Rusman Ali, dalam kontrak politik nya sudah menganggarkan guru gaji, Fardhu Kifayah Rp 3 juta per tahun.

Halaman
12
Penulis: nicko ardinata
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help