Aisyiyah-Pemkab Mempawah Peringati Hari Tuberculosis

Upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, satu diantaranya melalui program pemberantasan TB atau disebut TB care 'Aisyiyah.

Tayang:
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / DHITA MUTIASARI
Wabup Mempawah Gusti Ramlana saat menyerahkan sertifikat pelatihan TB kepada kader TB di wisma candramidi, Kamis (23/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH  – Memperingati hari tuberculosis (TB) sedunia, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Mempawah bekerja sama dengan Community TB Care Aisyiyah menggelar berbagai rangkaian kegiatan yang dihadiri ratusan peserta di Wisma Candramidi, Kamis (23/3/2017).

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Gusti Ramlana, kepala SKPD, camat, kepala puskesmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala organisasi, guru, pelajar, kader dan masyarakat digedung Candramidi Mempawah.

Ketua PD Aisyiyah Dwi Suhartini S.Pd menyebut Aisyiyah sebagai organisasi perempuan persyarikatan Muhammadiyah yang kini memasuki abad kedua telah berkiprah secara luas dalam menjalankan dakwah amar makruf nahi munkar dan tajdid dalam semua aspek kehidupan.

"Kiprah dakwah 'Aisyiyah ditunjukkan dengan memberikan perhatian danm solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat termasuk dalam bidang kesehatan,"jelasnya.

Upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, satu diantaranya melalui program pemberantasan TB atau disebut TB care 'Aisyiyah.

Ia mengatakan setiap tahun setiap 24 Maret peringatan hari TB se-dunia dengan berbagai aktifitas dan acara publik.

"Peringatan ini adalah untuk mengenang pertama kalinya tahun 1882 Dr Robert Koch mengumumkan untuk pertama kalinya temuan kuman Mycobacaterium Tuberculosis sebagai penyebab penyakit Tuberculosis (TB),"jelasnya.

Namun kendati lebih sudah lebih 130 tahun upaya penyembuhan TB dapat dilakukan, namun hingga saat ini dunia belum dapat terbebas dari penyebarannya. Ia mengatakan data terakhir bahwa setiap tahunnya masih 9 juta pasien TB ditemukan. Namun sayangnya sepertiga atau 3 juta dari mereka ini tak tersentuh pelayanan kesembuhan.

"Artinya mereka yang tak terjangkau tak hanya menyebabkan penderitaan bagi dirinya sendiri namun lebih dari itu akan menjadi sumber penularan baru yang akan terus meningkatkan jumlah penderita TB," tambahnya.

Baca: Syarat Daftar Masuk Polisi Bagi Warga Mempawah

Di Indonesia saat ini justru mengalami peningkatan TB bary dan beban tambahan koinfeksi penyakit TB yaitu, TB -HIV dan TB-MDR yang angkanya juga naik. Dimana saat ini Indonesia merupakan 1 dari 3 negara dengan beban TB tertinggi bersama India dan China.

Dwi mengatakan hari TB sedunia ini adalah tahun pertama perjalanan program sebagai sub -sub recipient Kabupaten Mempawah.

"Dalam tahun ini pula, Community TB Care 'Aisyiyah dituntut untuk mampu menjadi agen penggerak untuk mendapatkan atau menggalang dukungan yang lebih luas dari berbagai pihak untuk mendorong pencapaian penanggulangan TB di Indonesia khususnya di Kabupaten Mempawah,"jelasnya. Apalagi saat ini masalah TB MDR, TB HIV juga TB diabetes menjadi ancaman pada upaya mengurangi penyebaran dan kematian akibat TB.

Maka melalui hari TB kali ini dapat memperkuat keyakinan masyarakat bahwa 'Aisyiyah adalah organisasi penggerak dalam mengentaskan masalah di masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved