TribunPontianak/

Satarudin: Jangan Jadikan Standar Utama Bisa Baca Alquran Masuk SMP

Selain itu dikatakan juga bahwa kewajiban untuk membaca alquran adalah memang sebuah keharusan bagi setiap muslim.

Satarudin: Jangan Jadikan Standar Utama Bisa Baca Alquran Masuk SMP
TRIBUNFILE/IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, menanggapi masuk SMP harus bisa membaca alquran bagi setiap murid muslim adalah sebuah ide yang bagus.

Namun ia berharap itu tidak dijadikan satu-satunya standar yang digunakan untuk masuk SMP, karena menurutnya masih ada aspek-aspek lainnya yang harus dipertimbangkan.

"Boleh saja kalau itu mendorong agar anak-anak kita termotovasi untuk membaca alquran, dan jangan jadikan itu sebagai syarat utama. Hanya dijadikan sebagian dari syarat yang dipertimbangkan untuk bisa masuk SMP," ucapnya, Selasa (21/3/2017).

Selain itu dikatakan juga bahwa kewajiban untuk membaca alquran adalah memang sebuah keharusan bagi setiap muslim.

Ia meminta pemerintah melalui dinas pendidikan harus terus mensosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat. Jangan sampai nanti menjadi persoalan karena tidak bisa membaca Alquran jadi gagal masuk SMP.

Selain itu, ia juga menyambut baik rencana Pemkot mengadakan hataman quran secara masal untuk anak-anak Kota Pontianak dan memecahkan rekor Muri.

"Kita sambut baik rencana hataman masal itu, mari kita buat Pontianak bangga dari semua aspek. Tidak hanya pembangunan infrastruktur kita juga terus meningkatkan pembangunan SDM dan satu diantaranya seperti itu (hataman quran)" ucapnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help